Pedagang Banyak yang Absen Divaksin, Pemkot Bandung Susun Strategi

Raden Jihad Akbar, Adi Suparman (Bandung)
·Bacaan 1 menit

VIVA – Sebanyak 1.318 warga Kota Bandung telah disuntik dosis pertama dalam vaksinasi tahap II vaksin COVID-19. Di antaranya, pejabat pelayanan publik, pedagang pasar, tokoh agama, akademisi, dan lansia.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, dr Rosye Arosdiani menjelaskan, pada vaksinasi tahap II ini terdapat beberapa peserta yang tidak jadi disuntik.

"Kalau pedagang yang di pasar itu mencoba target 200 tapi yang datang 117 karena satu dan lain hal. Rasanya kita butuh strategi. Pasar kan menunggu dan sendiri, jadi dia tidak bisa meninggalkan barang dagangannya," ujar Rosye, Selasa 2 Maret 2021.

Rosye memastikan untuk mengevaluasi vaksinasi terhdap pedagang pasar dan memperbaiki strategi agar pelaksanaan vaksinasi bagi pedagang pasar bisa berjalan sesuai target.

Baca juga: Lampiran Perpres Investasi Miras Dicabut, Bahlil Minta Stop Polemik

"Itu juga perlu kita perbaiki lagi strateginya karena total waktu yang dibutuhkan dari datang sampai selesai itu sekitar 45 menit karena 'screening' kita butuh beberapa menit untuk cek gula darah dan tensi," katanya.

Tidak hanya itu, lanjut Rosye, peserta vaksinasi menjalani tahapan administrasi. "Kemudian administrasi pengecekan dilakukan penyuntikan dan sesudah penyuntikan dibutuhkan waktu 30 menit. Satu orang dibutuhkan waktu 40-45 menit untuk dilakukan vaksinasi," katanya.

Sedangkan untuk para lansia, ditargetkan 118.870 ribu orang ditargetkan menerima suntikan vaksin pada tahap kedua dan selesai pada minggu kedua Juni 2021.

"Lansia kami masih berjalan, saat ini di seluruh rumah sakit dan puskesmas data belum masuk semua," katanya.