Pedagang Busana Muslim Kebanjiran Pesanan Jelang Lebaran

Merdeka.com - Merdeka.com - Sejumlah pedagang busana muslim dan perlengkapan salat di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, kebanjiran pesanan dibandingkan dengan hari-hari biasa. Kenaikan mencapai 40 persen untuk beragam produk.

"Kenaikannya bisa mencapai 40-an persen untuk berbagai produk, mulai dari baju muslim hingga sarung instan untuk anak," kata Kurniati Setyaningsih dikutip Antara, Sabtu (30/4).

Pesanan, kata dia, tidak hanya dari lokal Kudus, melainkan hampir dari berbagai daerah di Tanah Air. Produk terlaris, yakni sarung anak yang dibuat khusus untuk usia 0 hingga 12 tahun.

Pesanan tersebut karena didesain seperti celana dan mudah dipakai oleh anak dengan bahan dari bahan sarung. Sedangkan harga jualnya dari yang paling murah sebesar Rp40.000 hingga Rp70.000 per potong.

"Pemesanan mulai berdatangan justru sebelum puasa, sehingga sebelumnya memang memperbanyak stok karena prediksinya ada kenaikan permintaan," katanya.

"Ternyata benar, karena sehari saya mengerjakan hingga 300 potong sarung instan dari sebelumnya jumlah sebanyak itu untuk kebutuhan dua hingga tiga hari," sambungnya.

Yunus, pedagang busana muslim di Pasar Kliwon Kudus mengakui kebijakan boleh mudik memang memberikan dampak luar biasa, karena pesanan naik hingga 80-an persen, dibanding musim Lebaran 2021. Dengan adanya kenaikan pesanan, dia mengaku, omzet penjualannya dalam sehari bisa Rp10 juta.

Penjualan Kopiah Turut Naik

Dasa Gentawati, perajin sarung dan peci batik juga mengakui adanya kenaikan pesanan kopiah dan sarung batik selama bulan Ramadan. Bahkan untuk sarung kenaikannya bisa 100 persen, sedangkan kopiah hanya 30 persen.

Penjualannya, kata dia, tidak hanya secara konvensional, melainkan juga melalui pasar elektronik karena promosinya murah dan mudah sehingga bisa menyasar konsumen dari berbagai daerah di Tanah Air.

Untuk harga jualnya kopiah batik sebesar Rp75 ribu per buah, sedangkan sarung berkisar Rp100-an ribu per potong dengan menyesuaikan ukuran. Sedangkan motif kopiah maupun sarung batik yang disediakan khas Kudus, seperti menara Kudus, beras kecer, gerbang Kudus Kota Kretek dan beberapa motif lainnya. [ags]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel