Pedagang Ikan Jadi Korban Tabrak Lari Pengemudi Pajero di Penjaringan

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Pedagang ikan bernama Rohman Sulistiono menjadi korban tabrak lari di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu malam 9 Oktober 2021. Penabrak diduga pengendara Mitsubishi Pajero Sport.

Rohman mengaku sempat melihat pengemudi berhenti usai menabrak. Menurut dia, kemungkinan pengemudi khawatir menjadi bulan-bulanan pengguna jalan sehingga, memilih langsung tancap gas.

"Saya sempat lihat mobil itu berhenti di depan mungkin karena ramai dan dia panik dia langsung kabur," ucap dia.

Akibat kejadian tersebut, Rohman terpental jauh dari sepeda motornya. Barang-barang bawaannya ikut berhamburan ke jalanan. Rohman mengaku akibat kejadian tersebut dirinya merugi jutaan rupiah.

"Banyak ikan yang kelindas mobil, ikan itu kan ringkih dan boks pada pecah jadi tidak mungkin di jual lagi," ucap dia.

Terkait kejadian ini, Rohman mengaku tak akan membuat laporan kepada polisi. Dia tidak mau ambil pusing dan ingin fokus istirahat.

"Saya tidak mau perpanjang. Sudah capek mau fokus istirahat saja," ujarnya.

Terpisah, Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Utara Kompol Gusti mengatakan bahwa pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut.

"Sedang di dalami," singkat Gusti saat dikonfirmasi awak media, Minggu (10/10/2021).

Kronologi Tabrak Lari

Rohman diketahui setiap hari berjualan di Pasar Kelapa 2 Serpong. Sebelum kecelakaan terjadi, dirinya baru saja berbelanja ikan di Pasar Muara Angke, Jakarta Utara.

Saat itulah, sepeda motor miliknya dihantam dari belakang oleh mobil Mitsubishi Pajero Sport di perjalanan tepatnya di kawasan PIK.

"Kejadiannya jam 12 malam, saya lagi jalan pelan-pelan di jalur kiri, tiba-tiba disundul dari belakang barang saya ke cecer di jalan berantakan," kata dia saat dihubungi, Minggu malam (10/10/2021).

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel