Pedagang Pasar Dukung Kenaikan Harga BBM

  • Sebagian Besar Uang Suami Dikelola Istri, Tapi Manajemen Keuangan Paya …

    Sebagian Besar Uang Suami Dikelola Istri, Tapi Manajemen Keuangan Paya …

    TRIBUNnews.com
    Sebagian Besar Uang Suami Dikelola Istri, Tapi Manajemen Keuangan Paya …

    TRIBUNNEWS.COM - Sebagian besar uang gaji suami dikelola istri. Sialnya, mayoritas wanita tak punya pengetahuan pengelolaan keuangan yang bagus. …

  • Dahlan pasrah rencana penyerahan BTN ke Mandiri 'digagalkan' S …

    Dahlan pasrah rencana penyerahan BTN ke Mandiri 'digagalkan' S …

    Merdeka.com
    Dahlan pasrah rencana penyerahan BTN ke Mandiri 'digagalkan' S …

    MERDEKA.COM. Menteri BUMN Dahlan Iskan menyayangkan keputusan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang menginstruksikan untuk menunda rencana pelepasan saham pemerintah di Bank Tabungan Negara (BTN) untuk kemudian dialihkan ke Bank Mandiri. …

  • AP II ingin hadirkan kebun binatang di bandara Jambi

    AP II ingin hadirkan kebun binatang di bandara Jambi

    Merdeka.com
    AP II ingin hadirkan kebun binatang di bandara Jambi

    MERDEKA.COM. PT Angkasa Pura II bersiap mengembangkan bandar udara berkonsep kebun binatang di Sultan Thaha Syaifuddin, Jambi. Kementerian Perhubungan langsung mengkaji rencana itu, karena berkaitan dengan keselamatan penerbangan.Menteri Perhubungan Evert Erenst Mangindaan mengaku baru mendengar proposal AP II itu. Dia mempersilakan operator bandara berkreasi dengan konsep layanan penerbangan, asal keamanan terjamin. ... …

TEMPO.CO, Jakarta - Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) menyetujui rencana pemerintah untuk menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM). "Kami tidak keberatan kalau memang sudah waktunya naik," kata Sekretaris Jenderal APPSI Ngadiran saat dihubungi melalui telepon, Senin 13 Mei 2013

Menurut Ngadiran, bila harga bahan bakar minyak dinaikkan antara Rp 6.000 hingga Rp 7.000, daya beli masyarakat akan tetap terjaga. Penghasilannya pun tak akan berkurang. 

Kecuali, untuk masyarakat miskin, kata Ngadiran, memamng masih perlu mendapat bantuan dari pemerintah untuk menjaga daya belinya. "Jadi kalau ada Bantuan Langsung Tunai, itu sudah tepat," ujarnya.

Hanya saja, soal harga, ia tak bisa menjamin harga bahan pokok di pasar akan tetap stabil. Pasalnya, para pedagang pasar juga membeli dari grosir. Artinya, kalau harga itu sudah naik dari grosir, para pedagang pasar tak bisa berbuat banyak. "Yang jelas kita ambil untungnya sama lah, pedagang kecil kan nggak bisa main-main," ujarnya.

Berdasarkan hasil pantauan Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, beberapa bahan kebutuhan pokok seperti beras, gula pasir, minyak goreng, tepung terigu, bawang putih dan daging ayam, harganya tidak mengalami perubahan selama dua hari terakhir.

Hanya saja, untuk harga bahan kebutuhan pokok seperti cabai merah biasa dan cabai merah keriting terpantau masih mengalami kenaikan, masing-masing menjadi sebesar Rp 28.000 per kilogram dan Rp 29.000 per kilogram. Demikian juga untuk bawang merah yang masih terpantau pada kisaran harga yang cukup tinggi, yakni sebesar Rp 32.000 per kilogram.

Sementara, harga telur ayam dan cabai rawit merah mengalami penurunan, masing-masing menjadi sebesar Rp 17.500 per kilogram dan Rp 24.000 per kilogram.

PINGIT ARIA

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...