Pedagang Pasar Klewer Solo Jadi Sasaran Pertama Vaksinasi di Jateng

Lis Yuliawati, antv/tvOne
·Bacaan 1 menit

VIVAVaksinasi kepada pedagang pasar di Jawa Tengah (Jateng) akan dilakukan pertama kali di Pasar Klewer Kota Solo.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jateng, Yulianto Prabowo, vaksinasi pedagang Pasar Klewer akan dilakukan pada 27 Februari 2021. Logistik berupa dosis vaksin sudah dikirim berbarengan dengan dosis vaksin bagi petugas pelayanan publik.

"Selain di Solo, nantinya juga akan dilakukan vaksinasi bagi pedagang pasar di Kota Semarang, namun masih menunggu jatah vaksin," katanya, di Semarang, Jawa Tengah, Senin, 22 Februari 2021.

Ia menambahkan, Kota Solo dan Kota Semarang punya angka pasien cukup tinggi dan juga memiliki wilayah cukup luas, sehingga perlu percepatan vaksinasi.

"Sebenarnya semua pedagang pasar di Jateng prioritas, tapi karena vaksin masih terbatas, belum semua bisa divaksin. Nantinya kalau vaksin sudah datang banyak, semua pedagang pasar akan kami prioritaskan," ujar Yulianto.

Yulianto menerangkan target di Jawa Tengah ada sekitar 5,5 juta penerima vaksin. Saat ini, baru 1 juta dosis vaksin yang diterima, sehingga jumlahnya masih sekitar 20 persen.

"Yang penting vaksin yang sudah datang langsung kami rampungkan dulu, nanti dikirim vaksin selanjutnya langsung kita eksekusi," ujarnya.

Dia menambahkan, "Untuk yang pertama ini hanya pedagang Pasar Klewer Solo, sementara yang di Semarang belum karena masih menunggu. Tapi kami prioritaskan dulu untuk pasar-pasar yang besar."

Jatah vaksin Kota Semarang, lanjut Yulianto, cukup besar. Tahap kedua ini, Kota Semarang mendapatkan jatah vaksin 10.000 vial dan bisa digunakan untuk menyuntik 100.000 orang mengingat satu vial berisi 10 dosis.

"Selain untuk pelayan publik, Kota Semarang mendapat dosis cukup besar karena ada program vaksinasi untuk lansia. Sementara Solo mendapat jatah 7.000 vial atau sekitar 70.000 dosis. Lainnya kami bagi ke seluruh Kabupaten/Kota di Jateng," ujarnya.

Laporan Teguh Joko Sutrisno (tvOne/Semarang, Jawa Tengah)