Pedagang Sayur Ini Dikejutkan Ganjar dan Dagangannya Diborong

·Bacaan 1 menit

VIVA

Pedagang Sayur Ini Dikejutkan Ganjar dan Dagangannya Diborong

Gubernur Ganjar Pranowo dalam beberapa pekan terakhir kerap memborong dagangan para pedagang di pasar tradisional atau pedagang kaki lima di sejumlah daerah di Jawa Tengah dalam kesempatan kunjungan kerjanya yang biasanya dia lakukan dengan bersepeda.

Di Tawamangu, misalnya, dia memborong bubur ayam, nasi uduk, hingga buah-buahan yang kemudian dia bagi-bagikan kepada para pengayuh becak, kuli, pengemudi ojek, dan lain-lain. Sebagian buah-buahan yang dia borong dia bagikan kepada para tenaga kesehatan yang bertugas di tempat isolasi terpusat pasien COVID-19 di Asrama Haji Donohudan, Boyolali.

Pada Jumat, 30 Juli 2021, ia memborong sayur dan buah-buahan di Kota Semarang sambil bersepeda ke arah Mangunharjo, Tembalang. Setelah memantau ia mendekati salah satu pedagang sayur depan kantor kelurahan yang sedang tertidur di bangku dagangan. Ganjar menghampiri dan membangunkannya.

Darti (50), pedagang itu, bangun tapi masih belum menyadari siapa orang yang berada di hadapannya.

"Bu, ngimpi apa tadi? Kok nyenyak sekali," tanya Ganjar, menggoda Darti, yang belum menyadari juga sosok di hadapannya adalah Ganjar sang gubernur.

Lalu Ganjar pun memborong tempe, tahu bakso, dan tape lalu membayarnya.

Darti baru menyadari setelah pria yang memborong dagangannya pergi meneruskan perjalanan. "Wah, ndak nyangka kalau tadi Pak Ganjar. Tadi beli tempe, tahu bakso, dan tape. Seneng dilarisi Pak Gubernur, matur nuwun," katanya, tersenyum.

Ganjar kembali mengejutkan pedagang lainnya. Kali ini Bakri (75), pedagang pisang keliling di sekitar Telagabodas, Semarang. Saat santai duduk di pinggir jalan, ia dihampiri Ganjar yang masih mengenakan pakaian olaharaga bersepeda. Pisangnya pun diborong.

"Subhanallah. Pak Ganjar? Alhamdulillah, sami-sami sehat. Matur nuwun sanget. Semoga Pak Gubernur diberikan kesehatan selamanya," kata Bakri, yang baru menyadari setelah Ganjar pergi bersepeda lagi.

Teguh Joko Sutrisno/Semarang

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel