Pedagang Tanah Abang obral harga habiskan stok sebelum Lebaran

Sejumlah pedagang di Blok A Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, melakukan obral atau potongan harga pada barang dagangan untuk menghabiskan stok pada H-3 Lebaran 1443 Hijriah.

Salah seorang pedagang, Yeni (35), mengaku memberikan potongan harga khusus untuk baju gamis dari harga normal sebesar Rp250 ribu menjadi Rp160 ribu.

"Iya sejak kemarin kita kasih diskon khusus untuk lima model gamis. Karena setelah Lebaran kita stok baru lagi, modelnya juga ganti. Yang tidak diskon barang-barang baru masuk seminggu lalu," kata Yeni di Blok A Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat.

Pedagang pakaian lainnya juga memberikan potongan harga miring kepada konsumen, apalagi Sabtu (30/4) merupakan hari terakhir berdagang sebelum Pasar Tanah Abang ditutup mulai Minggu (1/5).

Pedagang jins impor, Dwi (28), juga memberikan potongan harga, bahkan membuka lapak dagang di lantai 1 Blok A Tanah Abang, agar dapat menarik jumlah pembeli.

"Biasanya harga celana jeans 185 ribu rata-rata, kita kasih hari ini Rp50 ribu tapi ukurannya yang tersedia di sini saja," kata Dwi.

Dwi menjelaskan toko jin yang dimiliki sang bos berada di lantai 3 Blok A Tanah Abang. Namun untuk menghabiskan stok barang, ia menjajakan dagangannya di dekat pintu masuk.

Sementara itu, jumlah pembeli di Blok A Pasar Tanah Abang terpantau ramai namun tidak sepadat jika dibandingkan pekan lalu.

Pengelola Pasar Tanah Abang, Hery Supriyatna, menjelaskan puncak jumlah pengunjung terjadi pada Sabtu (23/4) lalu dengan perkiraan mencapai 45 ribu orang per hari.

"Pengunjung yang berbelanja pada hari ini biasanya merupakan pengunjung yang berbelanja untuk kebutuhan pribadi, keluarga atau untuk pemberian bingkisan lebaran," kata Hery.
Baca juga: Dishub DKI berlakukan sistem buka-tutup di sekitar Pasar Tanah Abang
Baca juga: Tanah Abang ramai, pedagang khawatir kasus COVID-19 meningkat
Baca juga: Tanah Abang ramai pengunjung menjelang Ramadhan

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel