Pegadaian, BTPN Syariah raih penghargaan bidang transformasi digital

·Bacaan 2 menit

Pegadaian dan BTPN Syariah meraih penghargaan di bidang transformasi digital dalam Red Hat APAC Innovation Awards 2021 untuk pasar Indonesia.

BUMN yang bergerak di sektor keuangan, PT Pegadaian (Persero) meraih penghargaan di kategori Digital Transformation and Cloud-native Development.

"Sejak didirikan, layanan Pegadaian sudah membantu banyak orang untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik dan mencapai standar kehidupan yang lebih tinggi," kata Director of Information Technology and Digital Pegadaian Teguh Wahyono, melalui keterangannya pada Kamis.

"Dengan teknologi yang tepat dan pola pikir yang inovatif, kami berada di posisi yang baik untuk terus meningkatkan kehidupan nasabah kami dan membantu membangun perekonomian Indonesia," ujarnya menambahkan.

Baca juga: Jenius luncurkan "Jenius Aman" dorong pemahaman keamanan digital

Perusahaan memiliki tiga unit bisnis yaitu pembiayaan, investasi emas dan berbagai layanan (remittance, pembayaran dan appraisal) dengan fokus pada retail dan segmen mikro. Pegadaian memiliki 4.085 cabang di seluruh Indonesia, melayani lebih dari 18,6 juta nasabah dan bisnis.

Untuk memenuhi kebutuhan nasabah yang terus berubah, Pegadaian ingin membangun aplikasi yang inovatif dengan time-to-market yang lebih cepat untuk segmen bisnis penyimpanan emas dan investasi.

Perusahaan juga menginginkan platform teknologi yang memungkinkan mereka untuk berkolaborasi dengan para mitra dan meningkatkan pelayanan untuk mengakomodasi permintaan nasabah pada waktu-waktu sibuk, seperti akhir pekan atau hari libur nasional.

Pegadaian memodernisasi aplikasinya, mempercepat inovasi, dan menggelar layanan baru dengan lebih cepat dan lebih andal. Developer juga bisa meningkatkan kecepatan delivery dan relevansi layanan IT untuk bisnis dan meluncurkan solusi yang sesuai bagi nasabah.

Sementara, BTPN Syariah memenangi kategori Digital Transformation and Hybrid Cloud Infrastructure atas upayanya untuk memasyarakatkan perbankan ke kalangan yang masih unbankable melalui desain fasilitas dan infrastruktur yang berbeda dari perbankan konvensional, demi memastikan produk yang efektif dan efisien dan layanan yang lebih inklusif.

"Transformasi digital adalah kunci bagi langkah maju BTPN Syariah untuk memberdayakan komunitas prasejahtera yang produktif," kata Head of IT Planning, Strategy dan Governance Division BTPN Syariah Rizal Muska Kamil.

"Para developer kami telah diperlengkapi untuk menjawab berbagai tantangan bisnis dan membantu kami mendesain pengalaman perbankan yang menciptakan lebih banyak opsi dan kenyamanan bagi kalangan banked maupun unbanked," imbuhnya.

Baca juga: Red Hat APAC Innovation Awards beri penghargaan 2 perusahaan Indonesia

Baca juga: Pegadaian komitmen dukung UMi-UMKM naik kelas

Baca juga: Erick: Kantor bersama BRI, Pegadaian, PNM bermanfaat bagi nasabah

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel