Pegawai Bapenda Semarang Hilang, Dilaporkan Dalam Kasus Dugaan Korupsi Aset

Merdeka.com - Merdeka.com - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah terus memburu pegawai Bapenda Kota Semarang, Paulus Iwan Budi Prasetyo yang hilang menjelang diperiksa polisi terkait kasus korupsi penyalahgunaan aset.

"Ada aduan masyarakat terkait dengan dugaan penyalahgunaan aset di BPKAD. Subdit 3 Tipikor sedang mengumpulkan keterangan terkait dugaan korupsi hibah tanah PT KDAL kepada Pemerintah Kota Semarang sebanyak delapan bidang tanah di Kecamatan Mijen," kata Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Iqbal Alqudusy, Selasa (6/9).

Iwbal menyebut pihak keluarga telah melaporkan hilangnya Iwan ke Polrestabes Semarang. Polisi mendeteksi Iwan berada di kantor Pemda pada 27 Agustus 2022. Namun saat akan dikejar, Iwan tidak diketahui keberadaannya. Sedangkan ponsel dalam keadaan tidak aktif.

"Tapi kami akan lakukan pengejaran," ungkapnya.

Pemeriksaan terhadap Iwan dalam rangka klarifikasi. Namun apabila bukti mencukupi maka akan dilakukan tindakan kepolisian.

"Sudah ada beberapa yang kami periksa. Tinggal yang bersangkutan kami lakukan klarifikasi," ujarnya.

Terpisah, Direktur Kriminal Khusus Polda Jateng Kombes Dwi Subagio mengatakan kasus korupsi tersebut terkait penyalahgunaan aset Pemkot Semarang. Polisi sudah melakukan komunikasi dengan Iwan pada tanggal 24 Agustus 2022. Iwan diketahui bersedia memenuhi panggilan Ditreskrimsus Polda Jateng sebagai saksi. Namun setelah tanggal 25 berlalu, tidak ada kabar lagi.

"Kita sedang melakukan pendalaman dan mencari bukti-bukti atas aduan tersebut. Ini baru panggilan pertama, kami mengirimkan surat klarifikasi untuk meminta penjelasan," jelasnya.

Dalam kasus ini, polisi juga akan memeriksa sejumlah pihak sebagai saksi. "Kami belum pasti. Kami masih butuh pendalaman materi juga," tandasnya. [cob]