Pegawai Kemenkeu salurkan bantuan 100 tabung oksigen dan regulator

·Bacaan 1 menit

Pegawai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui program Kemenkeu Peduli menyalurkan bantuan 100 tabung oksigen dan regulator kepada Rumah Sakit Darurat COVID-19 Wisma Atlet (RSDCWA).

“Ini dalam rangka mendukung layanan kesehatan di Rumah Sakit Wisma Atlet,” kata Staf Ahli Bidang Hukum dan Hubungan Kelembagaan Kemenkeu Rina Widiyani Wahyuningdyah di Jakarta, Kamis.

Rina menyatakan pemberian tabung oksigen dan regulator kepada RSDCWA oleh Kemenkeu Peduli merupakan langkah gotong royong, bahu membahu, dan ikhtiar dalam menangani pandemi COVID-19.

“Kami berharap dapat bermanfaat untuk perawatan pasien COVID-19 di RSDCWA sehingga pandemi akan segera dikendalikan dan ditangani secara baik dan menyeluruh,” ujarnya.

Kemenkeu Peduli ini merupakan sebuah program dari pegawai Kemenkeu dalam kebaikan untuk mempererat hubungan sesama anak bangsa untuk membantu saudara-saudara yang membutuhkan pertolongan.

Dana yang digunakan Kemenkeu Peduli berasal dari sumbangan sukarela pegawai Kemenkeu yang tersebar di seluruh Indonesia.

Sebelumnya, Kemenkeu Peduli juga telah turut membantu menyalurkan dana bantuan tanggap darurat kepada korban terdampak badai sikon tropis Seroja di Provinsi NTT. Tak hanya itu, penyaluran dana bantuan tanggap darurat Kemenkeu Peduli juga diberikan kepada korban bencana banjir di Kalimantan Selatan.

Selain itu, penyaluran dana bantuan tanggap darurat oleh Kemenkeu Peduli turut disalurkan kepada korban bencana gempa bumi di Sulawesi Barat.

“Program Kemenkeu Peduli ini diharapkan dapat terus dilakukan sebagai salah satu darmabakti pegawai Kemenkeu kepada negeri,” tegas Rina.

Baca juga: Rumah Sakit di Banten peroleh bantuan oksigen
Baca juga: Korsel kirim konsentrator oksigen, ventilator ke Indonesia
Baca juga: Indonesia terima bantuan vaksin, tabung oksigen dari UAE, Singapura

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel