Pegawai Terpapar Covid-19, Kantor Sudin Lingkungan Hidup Jaktim Ditutup 5 Hari

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Andono Warih membenarkan sebanyak 10 karyawan Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Timur terpapar virus corona atau Covid-19. Dia menyebut untuk rapid tes dan dilanjutkan tes swab oleh Puskesmas Kecamatan Makasar pada Jumat (24/7/2020).

"Sebanyak 43 karyawan mengikuti tes Rapid dan 50 karyawan mengikuti tes swab. Hasilnya keluar pada Selasa (28/7/2020). 10 karyawan dinyatakan positif namun tanpa gejala," kata Andono dalam keterangan tertulis, Rabu (29/7/2020).

Dia menyebut saat ini 10 karyawan yang dinyatakan positif Covid-19 tersebut sudah melaksanakan isolasi mandiri. Selain itu tempat kerja juga langsung ditutup sementara untuk disterilkan.

"Kantor Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Timur ditutup mulai Rabu (29/7/2020) dan akan dibuka kembali pada Senin (3/8/2020)," ucapnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Dwi Oktavia membenarkan adanya ratusan karyawan perkantoran di Ibu Kota yang terpapar virus Corona atau Covid-19.

Dia menyebutkan berdasarkan data yang ada saat ini jumlah karyawan yang terpapar Covid-19 sudah mencapai 440 orang di 68 perkantoran.

"Iya benar, itu menjadi kewaspadaan kita bersama," kata Dwi saat dihubungi Liputan6.com, Senin (27/7/2020).

68 Perkantoran

Dia menyebutkan berdasarkan data yang ada saat ini jumlah karyawan yang terpapar Covid-19 sudah mencapai 440 orang di 68 perkantoran.

Dia mengimbau agar perusahaan dan karyawan tetep melaksanakan protokol kesehatan yang telah ditetapkan. Mulai penggunaan masker, jaga jarak aman, hingga kapasitas ruangan.

"Saat makan siang jangan berkerumun,ngobrol berhadap-hadapan dalam jarak dekat, harus sering cuci tangan. Kalau tidak enak badan jangan masuk kerja," ucapnya.

Selain itu, dia juga mengimbau agar perkantoran yang memiliki akses jendela dapat dibuka setiap beberapa waktu. Hal tersebut guna sirkulasi udara di ruangan kerja.