Pejabat Eselon I Kenakan Pakaian Loreng Khas Nasdem, Kementan: Hanya untuk Hormati Menteri

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Pejabat Eselon I Kementerian Pertanian menjadi sorotan karena berfoto bareng dengan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, Menteri Pertanian yang juga kader Nasdem, Syahrul Yasin Limpo. Yang jadi masalah, para pejabat berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) itu mengenakan pakaian loreng-loreng bercorak biru khas partai Nasdem.

Foto tersebut ditampilkan ketika rapat dengar pendapat Komisi IV pada Senin, 15 November 2021 kemarin. Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian Kasdi Subagyono diingatkan langsung oleh anggota dewan dalam rapat tersebut bahwa ASN tidak berpolitik.

Kasdi menjelaskan, jajarannya menggunakan pakaian loreng tersebut hanya untuk menghormati peringatan HUT Nasdem. Kasdi mengatakan, dirinya hadir bersama Menteri Syahrul Yasin Limpo.

"Sebenarnya kami ingin menghormati acara tersebut dan kami hadir bersama dengan menteri. Tidak ada maksud lain. Mohon maaf kalau memang itu bagian yang kurang berkenan di bapak ibu sekalian tapi sesungguhnya apa di hati kami tetap dalam upaya birokrat, karena ini menghormati kami menggunakan atribut itu," kata Kasdi dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi IV.

Dia menuturkan, seragam tersebut merupakan seragam Kostranas atau Komando Strategi Nasional. Meski, Kasdi mengaku tidak mengetahui apa Kostranas dalam Partai NasDem.

Kasdi pun menyampaikan permohonan maaf atas kekeliruan yang dilakukan jajaran Eselon I. Ia berjanji tak akan mengulangi hal serupa.

"Itu seragam yang saya kenal seragamnya Kostranas, bapak. Saya tidak tahu Kostranas itu dalam posisi di Nasdem terus terang saya tidak tahu," ujar Kasdi.

"Yang kami pahami pak singkatannya komando strategi nasional. Saya terus terang fungsinya tidak paham juga bapak. Mohon maaf," jelas Kasdi.

Ancaman Copot Jabatan

Ketum Partai Nasdem, Surya Paloh memberi pidato saat Rakernas IV Partai Nasdem di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (15/11). Jokowi secara resmi ditetapkan menjadi calon presiden dari Partai Nasdem untuk Pilpres 2019. (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Ketum Partai Nasdem, Surya Paloh memberi pidato saat Rakernas IV Partai Nasdem di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (15/11). Jokowi secara resmi ditetapkan menjadi calon presiden dari Partai Nasdem untuk Pilpres 2019. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Sementara itu, Ketua Komisi IV Sudin dalam kesempatan tersebut mengingatkan apa yang dilakukan pejabat Kementan tersebut tidak etis. Apalagi, Menteri Syahrul yang merupakan kader Nasdem pun tidak memakai pakaian loreng serupa. Sudin mengingatkan, para pejabat Eselon I tersebut bisa dicopot.

"Nanti kalau ada pihak yang mengadukan ada pihak yang mengadukan ke MenPAN atau ke mana, tahu kan sanksinya? Pencopotan dan penurunan pangkat golongan. Itu undang-undangnya," ujarnya.

Dia pun meminta agar para pejabat tersebut mengendepankan prestasi dan tidak hanya mencari muka dengan partai politik.

"Jual kemampuan, jangan jual harga diri, kemampuan saya sebagai dirjen mampu membuat petani Indonesia sejahtera. Tolong jaga netralitas. Kalau bapak main belakang ya monggo silakan, karena Syahrul Yasin Limpo junjungan bapak-bapak semua. Jangan sampai jadi blunder itu saja," tegasnya.

Reporter: Ahda Bayhaqi

Sumber: Merdeka.com

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel