Pejabat Gedung Putih Era Kepemimpinan Donald Trump Anggap Covid-19 Cuma Hoaks

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Mantan penasihat Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Amerika Serikat (AS), Dr Deborah Birx mengungkap fakta yang mengejutkan. Dia menyebut beberapa pejabat di Gedung Putih menganggap covid-19 hanya hoaks saat era Donald Trump.

Brirx mengatakan hal ini kepada CBS dalam program 'Face the Nation' pada Minggu (24/1/2021). Dalam pengakuannya, Brix mengatakan pemerintah AS di bawah Donald Trump kerap 'menyensornya' dalam upaya menyebarluaskan data seputar covid-19 yang menjadi wabah dalam setahun terakhir.

"Trump disodori grafik-grafik yang tidak pernah saya buat. Seseorang di dalam (Gedung Putih) atau di luar sana membuat serangkaian data dan grafik paralel untuk diberikan kepada presiden," katanya, mengutip dari 6ABC.

"Ada beberapa orang di sana (Gedung Putih) yang yakin kalau ini (covid-19) adalah hoaks," kata Birx menambahkan.

Namun, Birx tidak mengetahui siapa yang mengubah grafik buatannya untuk Donald Trump.

Birx sendiri sudah mundur dari jabatannya sebagai penasihat gugus tugas covid-19 di AS sejak Desember 2020. Namun, dia bersedia membantu Presiden Joe Biden jika tenaganya dibutuhkan.

Hingga saat ini, lebih dari 25 juta orang di AS telah terinfeksi covid-19, dengan angka kematian mencapai kisaran 418 ribu sejak virus itu pertama kali terdeteksi di Negeri Paman Sam.

Angka kasus dan kematian akibat covid-19 di AS terus meningkat meski program vaksinasi telah berjalan. Biden memperingatkan warga AS bahwa jumlah kematian akibat covid-19 dapat terus bertambah hingga melampaui 600 ribu.

Saksikan video pilihan berikut ini: