Pekan Depan, Mercedes-Benz Luncurkan Bus Mewah O500 R

 TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA --  PT Mercedes-Benz Indonesia (MBI) memantapkan diri menjadi pemimpin pasar otomotif untuk penjualan bus mewah di pasar Indonesia. Setelah meluncurkan bus mewah bersuspensi udara OH 1626 yang bermain di kelas 260 hp beberapa bulan lalu, awal pekan depan MBI akan kembali meluncurkan bus mewah bersuspensi udara O500 R 1836 untuk kelas di atasnya, yakni 360 hp.

Undangan yang diterima redaksi Tribun hari ini menyebutkan, acara peluncuran akan dilakukan di sebuah tempat di Bogor. Di pasar Asia, selain Indonesia, Thailand juga menjadi pasar bus mewah ini.

Bedanya, Mercedes-Benz Thailand memasarkan tipe bus O500 RS 1836. Berdasarkan data di situsnya di www.mercedes-benz.co.th, bus ini menggunakan mesin OM 457 LA yang mampu menghasilkan tenaga maksimum 265 kW (360 hp) dan sudah memenuhi standar emisi gas buang Euro 3.

Bus juga sudah dilengkapi stabiliser pada axle depan dan belakang. Untuk fitur keselamatan di jalan, bus ini juga sudah menggunakan sistem pengereman full air brake yang dilengkapi dengan anti-lock braking system (ABS), exhaust brake dan top brake. Fitur lainnya adalah electronic tachograph.

Di acara peluncurannya nanti juga akan dilakukan test drive dengan mengundang sejumlah pengusaha bus di Tanah Air. Belum diketahui berapa harga jual bus ini. Namun sumber Tribun menyebutkan, sejumlah perusahaan otobus (PO) besar di Pulau Jawa seperti Pahala Kencana, Blue Star, Safari Dharma Raya, Nusantara, Harapan Jaya, dan di Sumatera seperti Karnia dan Pelangi sudah membeli bus tipe ini dan bus pertama mereka sudah dibuatkan karoserinya.

MBI sebenarnya juga pernah meluncurkan bus mewah lainnya ke pasar Indonesia, yakni O500 R 1830, beberapa waktu lalu. Namun hanya dipasarkan terbatas sebanyak 40 unit dan terserap ke sejumlah perusahaan otobus di Jawa, Sumatera dan Sulawesi untuk angkutan bus antarkota dan armada pariwisata. (choirul arifin)

Baca Juga:

  • Otobursa Tumplek Blek Goes Internasional Hadir di Senayan 11 Mei
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.