Pekerja Belgia Mogok, Protes Biaya Hidup Makin Tinggi karena Lonjakan Inflasi

Merdeka.com - Merdeka.com - Pemogokan sehari secara serentak untuk memprotes kenaikan biaya hidup melanda Belgia hari ini.

Serikat-serikat pekerja mengatakan puluhan ribu orang diperkirakan ikut berunjuk rasa di Brussels. Aksi tersebut memaksa bandara Brussels untuk membatalkan semua penerbangan ke luar.

Layanan bus di seluruh negara itu juga berhenti sementara, tetapi angkutan umum di Brussels masih beroperasi secara terbatas.

Dilansir Antara mengutip Reuters, Senin (20/6), Layanan kereta api tetap berjalan, sebagian untuk mengangkut para demonstran yang akan berkumpul di ibu kota Belgia itu.

Bandara Brussels mengatakan pihaknya tidak bisa mengizinkan penerbangan penumpang diberangkatkan karena aksi dari kalangan industri juga diikuti oleh para petugas keamanan.

Inflasi di Belgia mencapai 9 persen pada Juni, mencerminkan lonjakan harga di mana-mana, terutama karena invasi Rusia di Ukraina telah mengganggu pasokan biji-bijian dan menyebabkan kenaikan harga energi.

Perdana Menteri Alexander De Croo mengatakan pekerja Belgia lebih terlindungi ketimbang rekan-rekan mereka di kebanyakan negara Uni Eropa lain karena upah disesuaikan dengan inflasi.

Dia mengatakan kepada media publik RTBF bahwa pemerintah telah memperpanjang aturan yang mengurangi pajak penjualan gas, listrik dan bahan bakar hingga akhir tahun. [pan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel