Pelabuhan Merak Diberlakukan Sistem Buka Tutup, Ini Penjelasan Petugas

Merdeka.com - Merdeka.com - Sistem buka tutup menuju pelabuhan Merak masih diberlakukan untuk mengatur pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi. Volume kendaraan di Pelabuhan Merak terus meningkat sejak Jumat (29/4) yang diprediksi sebagai puncak arus mudik. Kepadatan terus terjadi di dekat pelabuhan karena antrean menunggu g]iliran masuk kapal dan penuhnya kantong parkir dermaga.

"Kepadatan lalu lintas di Pintu tol Tangerang Merak yang mengarah ke pelabuhan Merak itu karena menunggu antrean, bukan macet. Karena di sini parkirannya terbatas jadi kalo dibuka semua nanti membludak di sini, kita akan sulit mengaturnya. Jadi buka tutup itu untuk mengatur gelombang yang akan dimuat ke kapal," Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy saat meninjau Pelabuhan Merak, Sabtu (30/4).

Dari jumlah penumpang, ada perubahan perilaku pemudik. Tahun ini banyak pemudik menggunakan jalur darat menuju Sumatera. Data sementara, jumlah pemudik dari Pelabuhan Merak meningkat mencapai lebih dari 28.000 pemudik.

Muhadjir menyebut bahwa semua pihak termasuk PT ASDP Indonesia Ferry sudah melakukan berbagai cara untuk mengurai kepadatan. PT ASDP telah memberlakukan kebijakan penambahan jumlah kapal penyeberangan dan mempercepat bongkar muat secepat mungkin.

"Bahkan dari Pelabuhan Bakauheni, ada kapal yang berangkat menuju Pelabuhan Merak tanpa mengangkut penumpang. Total saat ini ada 8 kapal yang hanya bongkar di pelabuhan Bakauheni dan langsung kembali ke Merak," katanya.

Muhadjir menyebut Kemenhub juga menyiapkan dua pelabuhan tambahan untuk mendukung kerja Pelabuhan Merak. Yaitu Pelabuhan Indah Kiat dan Pelabuhan Bojonegara. Muhadjir telah melakukan peninjauan sejak Sabtu dini hari hingga siang tadi (30/4) untuk memantau dan memastikan kelancaran arus mudik di Merak.

Dalam peninjauan tersebut Menko PMK turut didampingi Sesjen Kemenhub Djoko Sasono, Direktur utama BKI Rudyanto, dan Direktur Utama Gapasdap Khoiri Soetomo.

Kemudian dalam perkembangan terakhir di Sabtu siang (30/4), kepadatan kendaraan yang akan menyeberang dari Merak ke Bakauheni sudah relatif normal.

"Alhamdulillah pada siang hari ini untuk penyebrangan, sudah relatif normal. Rata-rata sudah tidak menunggu lama di tempat ini, kemudian kita akan terus memaksimalkan berbagai upaya termasuk penambahan kapal dan mengatur limit bongkar muat, serta giliran kapal masuk ke dermaga lebih kita perketat proses pengangkutan mereka," kata Muhadjir. [ded]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel