Pelabuhan Merak Dipadati Penumpang

Merak (ANTARA) - Pelabuhan Merak dipadati penumpang pejalan kaki dan kendaraan pribadi yang hendak menuju Pulau Sumatera untuk mengisi liburan akhir pekan.

"Diperkirakan penumpang pejalan kaki dan kendaraan pribadi terjadi kenaikan sekitar 20 persen dibanding hari-hari biasa," kata Kepala Bagian Humas PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Cabang Ferry Merak, Mario Oetomo Sardadi di Merak, Jumat.

Ia mengatakan, Pelabuhan Merak dipadati sejak Kamis (28/3) malam hingga ribuan orang untuk diseberangkan ke Bakauheni, Lampung.

Mereka para penumpang ingin menjalin silatuhrahim dengan keluarga di kampung halaman juga mengunjungi sejumlah objek wisata di Pulau Sumatera untuk mengisi liburan.

Biasanya, kata dia, penumpang Pelabuhan Merak mengalami lonjakan penumpang saat memasuki liburan peringatan hari keagamaan maupun liburan sekolah.

Saat ini, lonjakan penumpang pejalan kaki terjadi kenaikan menjadi 8.650 orang, padahal hari normal sekitar 6.500 orang.

Lonjakan juga terjadi pada kendaraan mobil pribadi dan sepeda motor mencapai 8.300 unit. Sedangkan, angkutan truk dan bis relatif normal.

"Kemungkinan lonjakan penumpang yang hendak menyeberang ke Pelabuhan Bakauheni terjadi sampai Sabtu (30/3) malam," katanya.

Sementara itu, sejumlah penumpang pejalan kaki di Pelabuhan Merak mengaku mereka kebanyakan pulang ke kampung halaman untuk berkumpul bersama keluarga dalam mengisi liburan perayaan hari Paskah.

"Kami libur selama tiga hari dan kami manfaatkan untuk pulang kampung," kata Aryo, seorang pekerja buruh di Tangerang hendak menuju Lampung Selatan.

Dari pantauan, ribuan penumpang pejalan kaki dan kendaraan pribadi memadati Pelabuhan Merak hendak menuju Pulau Sumatera untuk mengisi liburan.(tp)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.