Pelabuhan Merak Sepi setelah Sempat Membludak Jelang Larangan Mudik

Mohammad Arief Hidayat
·Bacaan 1 menit

VIVAPelabuhan Merak, Banten, kembali sepi setelah sempat terjadi lonjakan arus pemudik yang melakukan penyeberangan menuju Pelabuhan Bakauheni, Lampung, pada Rabu dini hari, 5 Mei 2021.

Dermaga I dan II Pelabuhan Merak tampak sepi dan tidak terlihat ada pergerakan kendaraan yang menyeberang menuju Pelabuhan Bakauheni.

Para penumpang baik pejalan kaki maupun penumpang di atas kendaraan lebih memilih perjalanan pada Selasa (4/5/2021) malam hingga Rabu dini hari.

Pelabuhan Merak hingga siang ini kondisinya tetap sepi, terlebih mulai diberlakukan pelarangan mudik guna mencegah penularan pandemi COVID-19 mulai Kamis, 6 Mei.

"Kami yakin pelarangan mudik itu dipastikan penumpang menaatinya," kata Ahmad, petugas PT ASDP Indonesia (Persero) Pelabuhan Merak.

Menurut dia, puncak lonjakan penumpang terjadi pada Rabu dini hari atau H-8, karena mulai 6 Mei 2021 diberlakukan pelarangan mudik dan ditambah adanya penyekatan dan pemeriksaan petugas di sejumlah lokasi.

Saat ini, kata dia, kendaraan yang dibolehkan lewat hanya pengangkut distribusi logistik atau penumpang yang mengalami kondisi darurat kesehatan dengan dilengkapi keterangan medis.

Selain itu, aparat sipil negara (ASN) juga boleh melakukan penyeberangan dengan melampiri surat keterangan dinas dari instansi bersangkutan.

"Kami tetap komitmen untuk melaksanakan pelarangan mudik seperti tahun lalu guna memutus mata rantai penularan corona," katanya.

Sejumlah pengatur lalu lintas di dermaga Pelabuhan Merak mengaku tetap melaksanakan tugas, meskipun arus kendaraan sepi dan lengang. Sejak pagi hanya beberapa bus yang menyeberang menuju Pelabuhan Bakauheni, kata Yasin, seorang pengatur lalu lintas Dermaga I Pelabuhan Merak. (ant)