Pelajar di Tangerang Meninggal Diduga Lelah Belajar Online

Dedy Priatmojo, Sherly (Tangerang)
·Bacaan 1 menit

VIVA – Kepolisian Sektor Mauk, Tangerang, melakukan penyelidikan terkait meninggalnya remaja berinisial ST, siswi kelas 3 jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang.

Korban meninggal dunia pada Kamis, 17 November 2020, diduga lantaran kelelahan hingga stres setelah melakukan metode pembelajaran online.

"Sampai saat ini masih kami selidiki dan mencari informasi kebenarannya, karena dari keterangan warga yang kami peroleh, yang bersangkutan itu meninggal lantaran sakit lambung," kata Kapolsek Mauk, AKP Kresna Aji Perkasa, Kamis 19 November 2020.

Alhasil, ST pun sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Sari Asih, Tangerang selama beberapa hari.

"Setelah dirawat di RS Sari Asih, baru kemudian yang bersangkutan dirawat di RSJ Grogol, dan dari RSJ Grogol hasil medisnya belum keluar," ujarnya.

Adanya hal itu, pihak kepolisian pun belum bisa memastikan kebenaran perihal yang bersangkutan stres karena belajar daring di tengah pandemi COVID-19.

"Karena hasilnya belum keluar, kita tidak bisa memastikan yang bersangkutan ini stres karena belajar daring atau tidak," ungkapnya. (ren)