Pelajar SMP Usia 14 Tahun Remas Payudara Gadis 23 Tahun

TRIBUNNEWS.COM,PALEMBANG - Am (14), pelajar kelas 1 SMP, warga Jalan Dwikora II Palembang, Sumatera Selatan, nekat meremas payudara seorang gadis berinisial BT (23), Selasa (27/12/2011) sore. Kuat dugaan Am gemas melihat kemontokan BT.

Ketika itu Am mengendarai sepeda motornya Honda CS 1 tanpa plat bersama temannya Eg (15).

Saat melintas di Jalan Kapten Anwar Sastro depan Lrg Kulit IT I Palembang tangan Am dengan sengaja meremas dada BT (23).

Menurut BT ketika dimintai keterangan di Pos Pol Sekip Palembang, dirinya bersama adiknya sedang mengendarai motor untuk pulang ke rumahnya di Jalan Kapten Anwar Sastro.

Tanpa disadari tiba-tiba melintas motor yang dikendarai Amar dan langsung meremas dadanya. Kemudian Am langsung tancap gas.

"Aku tidak tahu dia mau jambret atau sengaja untuk memegang dada aku, tapi kalung aku tidak ditariknya hanya terasa sakit di dada ketika dia pegang," kata BT yang menunjuk ke arah Am.

Amar sendiri mengaku tidak sengaja memegang dada BT karena saat itu dia bersama Eg juga melintas di jalan yang sama.

"Aku tidak ada maksud pak memegang dadanya. Itu tidak sengaja. Aku juga bukan mau menjambret," ungkapnya sambil terus menutupi mukanya.

Mendapat perlakuan tidak senonoh tersebut BT naik pitam. Ia langsung mengejar Am. BT langsung menendang Amar dari atas motornya ketika berhasil mengejar Am.

Am terjatuh dari motor setelah mendapat tendangan yang ketiga dari BT. BT pun langsung melayangkan sejumlah pukulan.

Beberapa saat kemudian terlihat polisi patroli lewat. BT berteriak. Am dan Eg pun ditangkap. (Ardiansyah)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.