Pelajar Tewas Diduga Dikeroyok Geng Motor

Liputan6.com, Tasikmalaya: Asep Nurbasit Tohir, warga Desa Cilolohan, Kecamatan Tanjung Jaya, Tasikmalaya, Jawa Barat, terbujur kaku di kamar jenazah RSUD Kota Tasikmalaya. Diduga korban tewas akibat penganiayaan anggota geng motor.

Pihak keluarga yang melihat kondisi korban curiga kematian korban yang masih berstatus pelajar ini, akibat kecelakaan lalu lintas. Awalnya korban ditemukan di Jalan Cihideung Balong dalam kondisi tak bernyawa. Korban sempat dinyatakan sebagai korban kecelakaan lalu lintas.

Namun setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara ditemukan sejumlah kejanggalan. Polisi yang curiga dengan kematian korban langsung menyelidiki dan memeriksa sejumlah saksi.

Sembilan orang yang diduga sebagai pelaku pengeroyokan kemudian diamankan di Mapolresta Tasikmalaya. Selain itu petugas juga mengamankan batu serta kayu dan bambu yang diduga digunakan untuk menganiaya korban.

Ulah geng motor juga meminta korban di Kota Banjar, Jabar. Hendi Supriadi meninggal setelah dianiaya dengan senjata tajam di bagian perutnya. Korban sempat dibawa ke RSUD Banjar, namun nyawanya tidak bisa diselamatkan.

Peristiwa bermula ketika keponakan korban Hamid bersama temannya melintas di depan kawanan gang motor yang tengah berkumpul di sekitar Alun-alun Kota Banjar. Tiba-tiba Hamid dan temannya dilempari batu oleh kawanan gane motor.

Tidak terima keponakannya diperlakukan seperti itu, korban kemudian mendatangi anggota geng motor tersebut. Sempat terjadi adu mulut di antara mereka. Saat dalam perjalanan pulang korban dicegat sekelompok pengendara sepeda motor yang langsung melakukan penusukan hingga korban tewas.

Untuk mengantisipasi adanya pertikaian antar geng motor, Polresta Banjar akan membubarkan kelompok pengendara sepeda motor yang masih berkeliaran hingga dinihari.(IAN)