Pelajaran Investasi Saham ala Warren Buffett, Bisa Dipelajari Sejak Kelas 4

Merdeka.com - Merdeka.com - Warren Buffett memiliki trik untuk mencetak uang kekayaannya dari pasar saham. Dia mengatakan itu adalah keterampilan yang bisa dipelajari sejak kelas empat, meskipun itu tidak diajarkan di sekolah.

Pada rapat pemegang saham tahunan Berkshire Hathaway pada hari Sabtu, Buffett merekomendasikan agar tidak terobsesi menemukan waktu yang tepat untuk membeli saham.

Mengutip CNBC Make It, Rabu (4/5), sebaliknya, CEO Berkshire Hathaway berkata, lanjutkan dan investasikan, dan kemudian amati pasar saham dari waktu ke waktu untuk melihat apakah Anda harus membeli lebih banyak saham perusahaan itu atau menjualnya.

Buffett mengatakan bahwa dia dan Charlie Munger serta eksekutif Berkshire Hathaway lainnya telah lama menggunakan strategi ini. Sebab, memiliki peluang pengembalian yang lebih tinggi, dan mengurangi beberapa tekanan dibanding mencoba memprediksi pasar saham.

Jika nilai saham turun setelah Anda membelinya, kata Buffett, itu berarti harga sahamnya menjadi lebih murah, jadi belilah lebih banyak. "Kami sama sekali tidak tahu apa yang akan dilakukan pasar saham ketika dibuka pada hari Senin," kata Buffett.

"Kami tidak pandai mengatur waktu. Kami cukup pandai mencari tahu kapan kami mendapatkan cukup uang untuk kami," sambungnya.

Belajar dari Kegagalan

kegagalan
kegagalan.jpg

Buffet menggunakan strategi ini untuk menavigasi pasar saham, alih-alih mencoba memprediksinya. Seperti memiliki polis asuransi di pasar yang sering bergejolak.

Dua kali dia pernah mencoba memprediksi pasar. Sekali pada 2008 selama Resesi Hebat, dan lagi pada Maret 2020 menjelang pandemi Covid-19 yang melumpuhkan pasar global.

Keputusan itu merugikan Berkshire Hathaway miliaran dolar. "Kami optimis pada 2008 ketika semua orang mengalami penurunan saham. Kami menghabiskan sebagian besar kekayaan bersih kami pada waktu yang sangat bodoh. Kami menghabiskan sekitar USD15 atau USD16 miliar, yang jauh lebih besar bagi kami saat itu daripada sekarang," kata Buffett.

Perusahaan Buffet memiliki kapitalisasi pasar USD704,29 miliar. Lebih jauh, strategi itu juga akan bertanggung jawab atas status Buffett sebagai miliarder. Pria berusia 91 tahun saat ini memiliki kekayaan bersih USD115,2 miliar, menjadikannya orang terkaya keenam di dunia, menurut Forbes. [bim]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel