Pelajari Hasil Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J, Kejagung Harap Berkas Segera P21

Merdeka.com - Merdeka.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) masih mempelajari hasil pemantauan dari proses rekonstruksi kasus pembunuhan Brigadir J yang dilakukan Tim Khusus (Timsus) Polri, Selasa (30/8) kemarin.

"Nanti dipelajari oleh tim JPU (Jaksa Penuntut Umum)," Kata Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana saat dikonfirmasi merdeka.com, Rabu (31/8).

Karena masih dalam proses, Ketut belum bisa berbicara banyak terkait hasil pemantauan yang dilakukan Kejaksaan. Dia menanggapi, jika dilibatkannya dalam proses rekonstruksi bisa membuat berkas perkara segera rampung.

"Harapan kita semua untuk segera rampung berkas perkaranya segera bisa dilakukan P21 oleh PU (Penuntut Umum)," sebutnya.

Sementara untuk kasus ini, diketahui jika Timsus sedang mempercepat proses perampungan berkas untuk kasus dugaan pembunuhan berencana dengan telah mengirimkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) kepada pihak Kejaksaan.

"Kemarin, hari Jumat lengkap rapat dengan kami di kantor Kompolnas. Supaya cepat, sesegera mungkin. Kalau dikirim ke Kejaksaan Agung itu kan ada kemungkinan besar P19, sehingga akan ada petunjuk dari kejaksaan agar segera diperbaiki," kata Irwasum Polri Komjen Agung Budi Maryoto.

Menurutnya, kerja maraton penyidik merampungkan kasus ini mengingat acap kali berkas penyidikan dikirim ke kejaksaan, nanti kejaksaan akan memberikan fasilitasi apakah P19 atau P21.

"Kalau P19 biasanya ada petunjuk nanti kan jaksa ada jaksa analis, kalau kurang akan dikembalikan lagi. Harapannya, tidak bolak-balik berkasnya sehingga bisa P21. Kalau lihat timnya Andi Rian itu sepertinya bisa (cepat selesai) karena orangnya serius, tegas, harapannya segera bisa naik ke Kejaksaan Agung," tuturnya. [eko]