Pelajari Kota Pintar Bangun IKN Nusantara, PUPR Terbangkan Para PNS Muda ke Korsel

Merdeka.com - Merdeka.com - Pemerintah RI melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melanjutkan dan memperkuat kerjasama dengan Korea Selatan, ditandai dengan perpanjangan Memorandum of Understanding (MoU) Kerja Sama Teknis Pemindahan Ibukota dan Pembangunan IKN Nusantara.

Hal ini menjadi topik utama pembahasan dalam bilateral meeting antara Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dengan Wakil Menteri Agraria, Infrastruktur dan Transportasi Korea Selatan Lee Won-Jae.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, perpanjangan MoU kerjasama ini dilakukan untuk memperkuat kolaborasi konkret dengan Pemerintah Korea Selatan guna mendukung pembangunan infrastruktur di IKN Nusantara.

"Dalam mempersiapkan konstruksi di IKN, kami perlu belajar dari Korea Selatan terkait sistem teknologi cerdas di IKN. Saya berharap dukungan ini dapat terwujud di bawah MoU yang akan ditandatangani saat kunjungan Presiden Joko Widodo ke Korea pada hari Kamis, 28 Juli 2022 kemarin," katanya dalam keterangan tertulis, Sabtu (30/7).

MoU Kerja Sama Teknis Pemindahan Ibukota dan Pembangunan IKN pertama kali ditandatangani pada 25 November 2019 di Busan, Korea Selatan. Itu akan berakhir pada 25 November 2022 mendatang. Dengan penandatanganan Protocol to Amend MoU, maka nota kesepahaman tersebut akan berlanjut hingga 2025.

Bentuk Kerjasama

pelajari kota pintar bangun ikn nusantara, pupr terbangkan para pns muda ke korsel
pelajari kota pintar bangun ikn nusantara, pupr terbangkan para pns muda ke korsel

"Adapun bentuk kerjasama yang akan dilakukan yaitu pertukaran informasi, berbagi pengalaman, pengetahuan dan teknologi, pengiriman tenaga ahli, peningkatan kapasitas, proyek percontohan, dan bentuk kerja sama teknis lainnya. Kami sangat berterimakasih atas kerjasama dan dukungan Pemerintah Korea Selatan kepada Indonesia selama ini," urai Menteri Basuki.

Pemerintah Korea Selatan melalui MOLIT memberikan program-program dukungan untuk pembangunan IKN Nusantara. Di antaranya, dukungan teknis untuk IKN termasuk pengiriman 25 pegawai muda PUPR untuk mengikuti pelatihan di Korea Selatan.

Kemudian, pembangunan sistem penyediaan air bersih untuk IKN dengan kapasitas 300 liter per detik, feasibility study untuk proyek pendukung Immersed Tunnel di Teluk Balikpapan (Jalan Tol Akses IKN), proyek hibah pipeline dari KOICA, dan proyek Korea City Network (KCN).

"KCN tahap I telah selesai pada Juni 2021 menghasilkan smart city, smart water management, dan desain konseptual smart transportation. Pada tahap II terdapat perencanaan dan konsep perumahan dinas, rencana implementasi smart solution, dan studi kelayakan keuangan. Kami akan mengelaborasi konsep tersebut dengan perencanaan pembangunan perumahan di IKN," tutur Menteri Basuki.

Reporter: Maulandy Rizki Bayu Kencana

Sumber: Liputan6 [bim]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel