Pelajari Mitigasi Bencana & Rumah Tahan Gempa, Ridwan Kamil Akan Kirim ASN ke Jepang

Merdeka.com - Merdeka.com - Sejumlah aparatur Sipil Negara (ASN) di Jawa Barat segera dikirim ke Jepang. Mereka akan mempelajari mitigasi bencana gempa bumi, termasuk mendalami teknologi rumah tahan gempa.

Langkah itu merupakan tindak lanjut dari rekomendasi Presiden Joko Widodo yang ingin rumah tahan gempa di wilayah rawan bencana, khususnya di Kabupaten Cianjur.

Upaya mengirimkan ASN ke Jepang itu dibahas Ridwan Kamil dengan koleganya pada Kongres Pemerintah Daerah Se-Asia Timur ke-11 yang diselenggarakan di Bandung untuk berkomunikasi dengan pihak Pemerintah Jepang, khususnya Prefektur Shizuoka.

"Tujuannya meningkatkan ilmu dan pengetahuan ASN Jabar dalam mitigasi bencana. Rumah tahan gempa salah satu yang nanti kita kerja samakan dengan Prefektur Shizuoka," kata Ridwan Kamil melalui siaran pers yang diterima.

"Rumah tahan gempa di lokasi baru dan di rumah yang sudah ada, yang mungkin sudah terbangun dilakukan penguatan-penguatan. Kami juga akan mengirim staf Pemprov Jabar ke Shizuoka untuk mempelajari mitigasi bencana gempa bumi karena mereka sudah pengalaman lebih dari 50 tahun," ia melanjutkan.

Wakil Gubernur Prefektur Shizuoka Jepang Tsutomu Ideno menyatakan Pemerintah Jepang selama 50 tahun sudah membuat berbagai kebijakan untuk penanganan gempa bumi yang baik. Ke depannya, staf ahli kebencanaan dari Shizuoka bisa datang langsung ke Jabar untuk berbagi pengetahuan tersebut.

"Staf ahli dari Shizuoka akan sharing knowledge, juga share informasi dan pengetahuan kepada aparat Pemda Provinsi Jabar supaya kedua provinsi bersifat saling menguntungkan," pungkasnya.

Kumpulkan Bantuan dari Pemda di Asia

Kongres Pemerintah Daerah Se-Asia Timur ke-11 menghasilkan kerja sama di bidang industri dan pariwisata. Mereka pun menyalurkan donasi untuk gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Cianjur.

Kongres tersebut dihadiri oleh delegasi dari Indonesia, Vietnam, China, Korea Selatan, Malaysia, Jepang dan Filipina. Mereka sepakat menjalin kerja sama untuk pemulihan ekonomi.

Kerja sama yang dibangun nantinya bisa saling jual beli dan investasi di sektor industri. Lalu, membuka gerbang pariwisata karena sektor ini dipercaya efektif dan cepat dalam pemulihan ekonomi.

"Ada dua poin utama, yaitu kerja sama di bidang industri, yang kedua membuka yang namanya gerbang pariwisata," ucap Ridwan Kamil.

Selain itu, para delegasi mengumpulkan bantuan keuangan untuk warga Kabupaten Cianjur yang terdampak bencana gempa bumi. Uang tersebut akan langsung dibelanjakan dan didistribusikan langsung melalui Pemerintah Kabupaten Cianjur.

"Semua anggota kongres mengungkapkan duka cita, dan juga menyumbangkan bantuan keuangan terkumpul Rp1,5 miliar dari para gubernur dan OJK yang datang, untuk warga Cianjur," tutupnya.

[yan]