Pelaku Agribisnis Diajak Melek Digital Lewat Platform Ekosis

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Balai Latihan Kerja (BLK) Lembang menggandeng Startup Agribisnis Ekosis untuk berkolaborasi mendukung pengembangan usaha dan peningkatan produktivitas pelaku usaha agribisnis. Caranya melalui ekosistem digital yang terintegrasi.

BLK sebagai salah satu Unit Pelaksana Teknis Pusat di bawah naungan Dirjen Pelatihan dan Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan berkomitmen melakukan kerjasama.

Dimana para Alumni BLK akan diberikan pelatihan dan praktek keberlanjutan wirausaha melalui platform Ekosis.

Kepala BLK Lembang, Tuti Haryanti, meyakini kerjasama ini akan bermanfaat bagi pertumbuhan ekosistem agribisnis Indonesia,yang akan berujung pada kesejahteraan petani, peternak, dan UMKM agribisnis lainnya. Terlebih Ekosis juga memfasilitasi permodalan untuk mengembangkan usaha.

Ternyata tidak hanya memasarkan produk, Chief Executive Officer (CEO) Ekosis Herson Sentosa mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk mendukung dari segi pemasaran.

Caranya dengan memfasilitasi pelaku usaha terhubung dengan pasar ritel, industri, bahkan pasar global, melalui Ekosismart.

Kolaborasi

Yogi juga mencontohkan kepada petani yg dilatihnya berbagai metode dan strategi dalam mengembangkan usaha agribisnis hingga mendapatkan omset 150 juta/bulan.
Yogi juga mencontohkan kepada petani yg dilatihnya berbagai metode dan strategi dalam mengembangkan usaha agribisnis hingga mendapatkan omset 150 juta/bulan.

Semua pengguna juga dapat menjalin relasi dan berkolaborasi dengan pelaku agribisnis se-Indonesia yang ada di komunitas Ekosis.

Dikatakan ini merupakan kesempatan luas bagi pelaku agribisnis di seluruh Indonesia untuk saling terhubung, berkolaborasi, dan tumbuh bersama di Ekosis.

Penjual dapat langsung bergabung di EkosisMart hanya dengan mendownload aplikasi Ekosis di playstore.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel