Pelaku Bakar Diri Cari Sensasi?

Laporan Wartawan Tribunnews.com Danang Setiaji

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Aksi bakar diri Mr X didepan Istana Merdeka Rabu (7/12/2011) sore kemarin mendapat tanggapan beragam. Bila mahasiswa menilai aksi bakar diri tersebut sebagai bentuk kekecewaan terhadap pemerintahan SBY. Ada juga yang berpendapat hal tersebut hanya cari sensasi.

Seperti yang dikatakan oleh staf Humas RSCM, Wiwin, dimana menurutnya aksi nekat tersebut hanya cari sensasi. "Ya mungkin dia mau bunuh diri sambil cari sensasi. Biar dilihat banyak orang," kata Wiwin, Kamis (8/12/2011). Saat Tribunnews hendak menuju ruang isolasi tempat Mr X dirawat, petugas RSCM tidak mengizinkan karena kondisi korban masih kritis.

"Masih koma, polisi hari ini juga belum masuk karena dokter belum memberi izin," ucapnya. Sedangkan para mahasiswa yang menggelar aksi solidaritas tadi malam, tampak masih menggelar alas di aspal seadanya dan jumlahnya sudah berkurang.

Seperti diberitakan, Mr X yang membakar dirinya tersebut memakai pakaian biru dongker. Pakaian tersebut habis terbakar dan hanya sebagian melekat di kulit. Namun sepatu yang digunakan merupakan sepatu Pakaian Dinas Lapangan (PDL) tak tersentuh api, yang biasa digunakan aparat Polri, TNI, Satpol PP, ataupun petugas keamanan lainnya. Akibat api yang membakar tubuhnya, wajah pria berumuran sekitar 40 tahun itu melepuh dan sulit dikenali. Polisi menyita tiga botol minuman mineral bekas bensin serta korek api gas yang digunakan korban untuk membakar diri.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.