Pelaku Begal di Tugu Tani Beraksi Demi Membeli Narkoba

·Bacaan 2 menit

VIVA – Dua pelaku begal di Tugu Tani, Menteng, Jakarta Pusat, yang beraksi pada Jumat 7 Mei 2021, akhirnya tertangkap. Kedua pelaku adalah M alias T (26) dan ASY alias S (20), kini sudah ditetapkan sebagai tersangka dan telah ditahan.

Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Setyo Koes Heriyanto mengungkap, modus di balik aksi begal yang viral di media sosial belakangan ini. Ternyata, kedua tersangka ini nekat merampas kendaraan milik korbannya bernama Wahyu Tarmidzi, demi membeli narkoba.

"Keduanya mencuri dengan cara merampas kendaraan milik korban di Tugu Tani. Mereka bukan semata memenuhi kebutuhan hidup, jadi mereka melakukan tindak pidana untuk memenuhi kebutuhan akan narkoba, yakni dengan sengaja melakukan kejahatan dan dijual, kemudian uangnya untuk membeli narkoba," kata Setyo, dalam konferensi pers yang digelar di Polres Metro Jakarta Pusat, Selasa 25 Mei 2021.

Baca juga: Perempuan Trauma Usai Identitas Dicuri Unggah Video Bakar Alquran

Menurut Setyo, pelaku begal ini beraksi lintas wilayah. Sebab, keduanya mengaku sudah pernah beraksi di Bekasi, Jakarta Utara, Jakarta Timur, dan terakhir di Jakarta Pusat.

"Setelah kita dalami dari sejak pertama kita tangkap, yang tercatat di ada tiga TKP (tempat kejadian perkara) sebelum di Jakarta Pusat, yakni di Bekasi, Jakarta Utara, dan Jakarta Timur. Dan semuanya sudah diakui oleh pelaku," jelasnya.

Saat ini, aparat kepolisian sedang memburu penadah dari aksi pencurian dengan kekerasan ini. Diketahui, penadah ini diduga sebagai bandar narkoba.

"Ada bukti chatnya (percakapan melalui media sosial). Penadah ini teridentifikasi berinisial B dan sedang kami buru," ujar Setyo.

Sementara itu, AKBP Teuku Arsya Khadafi mengungkapkan, bahwa kedua pelaku mengaku sudah empat kali melakukan aksi yang sama dengan lokasi yang berbeda-beda. Diketahui, keduanya menggunakan senjata tajam saat beraksi.

"Hasil kejahatan ini dijual dan beli narkotika. Ada hubungannya antara pelaku kejahatan jalanan dengan pelaku peredaran narkoba. Pelaku M alias T mengaku sudah enam bulan terakhir ini mengonsumsi narkoba jenis sabu," ungkap Arsya.

Dilanjutkan Arsya, para pelaku kejahatan ini memanfaatkan waktu sepi untuk menghindari adanya upaya masyarakat yang membantu korban. Karena itu, ia meminta masyarakat untuk tidak segan-segan melapor apabila mengalami kejahatan serupa.

"Kami dari Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat berkomitmen untuk memberantas para pelaku kejahatan jalanan. Camkan hal ini, kami akan mengerahkan semua, serta kami tidak segan melakukan tindakan tegas terukur pada saat penangkapan. Komitmen kami untuk Jakarta Pusat aman bagi masyarakat," lanjutnya.

Selain itu, Kapolsek Metro Menteng Kompol Rohman Yongki menyebutkan, bahwa pihaknya akan mengungkap kasus ini hingga tuntas.

"Kami akan upayakan pengejaran terhadap pelaku, kami akan mengungkap tuntas yang masih dalam pengejaran. Sehingga, tindak pidana ini bisa terungkap," sebut Yongki.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel