Pelaku Curanmor di Kota Batu Tewas Karena Bondet yang Dibawa Meledak

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Kota Batu - Warga Desa Pendem, Junrejo, Kota Batu, dikejutkan dengan suara ledakan pada Selasa pagi tadi. Ledakan berasal dari bondet atau bom ikan milik seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor yang hendak ditangkap polisi.

Imam, pelaku curanmor tewas di tempat begitu bondet yang dibawanya meledak. Seorang anggota Polres Kota Batu luka parah pada tangan kirinya dan kini dirawat di rumah sakit. Ledakan itu menyebabkan kaca rumah milik seorang warga hancur.

“Pelaku membawa bondet untuk mempersenjatai diri, meledak karena tertekan saat pelaku hendak ditangkap,” kata Kasat Reskrkim Polres Batu, AKP Jeifson Sitorus di Kota Batu, Selasa, 16 Maret 2021.

Peristiwa bermula pada Selasa sekitar pukul 01.00 kepolisian mengetahui keberadaan Imam bersama seorang rekannya mengendarai motor di Karangploso, Malang. Keduanya masuk daftar pencarian orang kasus curanmor di wilayah Kota Batu.

Dua anggota kepolisian masing – masing membawa motor membuntuti pelaku. Tahu dikejar, pelaku memacu kendaraan lebih kencang menuju Kota Batu. Seorang petugas tertinggal lantaran kalah cepat, seorang lagi berhasil memepet kendaraan pelaku.

Begitu berada di Jalan Moh Hatta, Desa Pendem, Kota Batu, sekitar pukul 03.00 terjadilah ledakan tersebut. Seorang pelaku masih bisa kabur melarikan diri, sedangkan Imam tewas di tempat kejadian dan seorang anggota kepolisian luka parah pada bagian tangan.

“Personel kami masih dirawat di rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut,” ujar Jeifson.

Residivis Curanmor

Ilustrasi Curanmor, Foto: Pixabay.com
Ilustrasi Curanmor, Foto: Pixabay.com

Jenasah Imam dibawa ke RS Bhayangkara Hasta Brata Kota Batu. Pada Selasa siang, jenasahnya telah dibawa pihak keluarga untuk dibawa pulang ke Pasuruan. Sedangkan personel polisi yang terluka, masih dirawat intensif di rumah sakit.

Imam, pelaku curanmor yang tewas karena ledakan bondet atau bom ikan itu sendiri merupakan residivis. Catatan kepolisian, pelaku sedikitnya sudah 7 kali mencuri motor di wilayah Kota Batu. Diduga catatan kejahatannya lebih dari itu.

Sebab ia dan rekannya yang ditengarai jaringan curanmor asal Pasuruan ini juga beraksi di berbagai daerah di wilayah Jawa Timur. Mereka kerap mempersenjatai diri dengan bondet saat beraksi dan tak segan menyerang korban maupun petugas.

“Sebagian kelompok mereka sudah ada yang ditangkap. Untuk seorang lagi yang kabur, kami sudah berkordinasi dengan kepolisian di berbagai daerah,” Jeifson.

Saksikan video pilihan di bawah ini: