Pelaku Pariwisata Divaksin, Wisata Bali Bersiap Dibuka Lagi

Agus Rahmat
·Bacaan 1 menit

VIVA – Pemulihan ekonomi di tengah pandemi COVID-19, terus dilakukan. Termasuk sektor pariwisata seperti di Bali, yang paling terdampak selama pandemi melanda Tanah Air pada Maret 2020 lalu.

Maka untuk memulihkan itu, vaksinasi COVID-19 saat ini terus dikebut. Termasuk para pelaku industri pariwisata, dalam rangka mencapai herd immunity. Swasta juga diberi peran melalui vaksin gotong royong.

Di Bali, disebutkan sejumlah hotel telah melakukan vaksinasi terhadap para pegawainya. Seperti salah satu hotel yakni hotel Nikko, yang melakukan vaksinasi pada Kamis 25 Maret 2021 ini. Dengan harapan, vaksinasi tersebut bisa kembali mengangkat ekonomi Bali yang terdampak cukup berat.

Baca juga: Heboh soal Beras, Komisi IV DPR Soroti Kinerja Bulog

"Jumlah karyawan hotel yang menerima vaksin sekitar 144 jiwa dan dari Banjar Bale Kembar sekitar 852 jiwa. Adapun tenaga medis yang bertugas di sekitar 55 orang," kata General Manager Masaya Hasebe.

Pariwisata Bali memang direncanakan untuk dibuka pada Juli 2021 ini. Presiden Joko Widodo sudah menyatakan hal itu. Jika memang kasus COVID-19 saat ini bisa terus dikendalikan dan vaksinasi semakin gencar.

Menurut data Satgas COVID-19, hingga saat ini sudah ada 6.389.837 orang yang telah melakukan vaksinasi COVID-19 untuk tahap atau dosis pertama. Serta sudah ada 2.941.016 yang sudah mendapatkan suntikan vaksin tahap kedua.