Pelaku Pembusuran Suporter PSM Diciduk saat Pesta Miras

Merdeka.com - Merdeka.com - Kepolisian Sektor Biringkanaya menangkap pelaku pembusuran terhadap seorang suporter PSM. Dia ditangkap saat pesta minuman keras (miras) bersama komplotannya, yang juga terlibat kasus pencurian dengan kekerasan (curas) sebuah warung makan.

Kapolsek Biringkanaya Komisaris Andi Alimuddin mengatakan, pelaku pembusuran seorang suporter PSM ternyata satu bagian dari kasus curas sebuah warung makan di kawasan Sudiang, Kecamatan Biringkanaya. Alimuddin mengungkapkan tujuh orang tersebut diamankan saat sedang kumpul di wilayah Antang, Kecamatan Manggala, untuk pesta miras.

"Tujuh orang diamankan ini pelaku pembusuran terhadap seorang suporter PSM minggu lalu. Mereka juga pelaku (curas) di warung penjual nasi kuning," ujarnya kepada wartawan, Minggu (18/9).

Dua Pelaku Masih Buron

Alimuddin mengungkapkan tidak ada motif khusus pelaku melakukan aksi pembusuran. Menyebut mereka hanya berkeliling dan menargetkan pengendara yang berpapasan.

"Mereka cuma lewat, terus ada pengendara melintas dan dia kejar. Sebelum membusur korban, ada suporter (PSM) lain dari Gowa yang mereka busur, tapi tidak kena," bebernya.

Saat itu, handphone salah seorang pelaku terjatuh di lampu merah Baddoka-Perintis Kemerdekaan. Ketika mereka akan mengambil handphone, pada saat bersamaan korban melintas dan langsung dipanah.

"Dua orang kita masih kejar. Dari tujuh ini tidak ada (anggota Batalyon 120)," ucapnya.

Korban Jalani Operasi

Sebelumnya diberitakan, Kepolisian Resor Kota Besar Makassar masih menyelidiki kasus pembusuran terhadap seorang suporter PSM, Andi Ahsan Taqwim di Jalan Poros Pattalasang Baddoka, Kecamatan Biringkanaya pada Minggu (11/9).

Alimuddin menuturkan kasus pembusuran terhadap suporter PSM terjadi pukul 05.00 Wita, Minggu (11/9). Korban melewati TKP setelah mendukung PSM saat berhadapan dengan Persebaya di Kota Parepare.

Sementara itu, Panglima Laskar Ayam Jantan (LAJ), Nugraha Uki saat ini kondisi Andi Ahsan Taqwim masih mendapatkan perawatan di Ruang ICU Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Wahidin Sudirohusodo Makassar. Ahsan sudah menjalani operasi, karena busur yang menancap di tubuhnya menembus paru-paru.

"Sudah operasi, karena kemarin katanya busurnya kena paru-paru. Tapi pasca operasi ternyata ada yang ke jantung juga," ungkapnya. [yan]