Pelaku Tawuran yang Tewaskan Pemuda di Jalan Minangkabau Dicokok

Fikri Halim, Vicky Fajri
·Bacaan 2 menit

VIVA – Polsek Metro Setiabudi menangkap tiga pelaku tawuran di Jalan Minangkabau Raya, Setiabudi, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu. Dalam peristiwa itu, dikabarkan satu orang tewas. Aksi tawuran ini pun sempat viral di media sosial.

Ketiga pelaku ini berinisial MRI, MS, dan FR ditangkap pada Senin, 28 Desember 2020 di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan.

"Pelaku ditangkap di kawasan Cimanggis, Depok dan di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan kemarin," ujar Kapolsek Setiabudi, AKBP Yogen Heroes pada awak media, Selasa, 29 Desember 2020.

Baca juga: Nekat Mudik, Tiga Pemuda Ini Dikarantina di Eks Pabrik Esemka

Yogen menyebut, tiga pelaku ini yang melakukan pembacokan kepada JA (25) warga Menteng Wadas. Korban tewas di rumah sakit karena kehabisan darah.

"Ada sekitar 50 orang yang terlibat dan tawurannya berlangsung 10 menit, tapi berhasil dibubarkan aparat dan usai itu ditemukan korban JA ini karena dibacok menggunakan senjata tajam jenis clurit. Saat dilakukan pertolongan di RS, korban meninggal karena kehabisan darah," kata Yogen.

Aksi tawuran ini viral di media sosial saat kelompok remaja yang menamakan dirinya Manggarai Bersatu mengajak kelompok remaja lainnya, Pasar Rumput Bersatu untuk melakukan aksi tawuran.

Atas perbuatannya, ketiga tersangka ini dijerat pasal 170 KUHP ayat 2 juncto pasal 55 dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

Guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, kepolisian telah mendirikan pos-pos pengamanan di sejumlah titik lokasi yang rawan terjadinya tawuran. Polisi juga berkoordinasi dengan tokoh masyarakat setempat.

"Namun memang, mereka ini pindah lokasi tawurannya, dibuat pos nanti pindah lagi. Tawuran ini juga sebenarnya baru kali ini terjadi lagi setelah sekian lama, sejak pandemi sebelumnya tak ada tawuran," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang remaja tewas usai menderita luka bacok akibat melakukan aksi tawuran di Jalan Minangkabau, Setiabudi, Jakarta Selatan pada Sabtu 12 Desember 2020.

Kapolsek Metro Setiabudi AKBP Yogen Heroes Baruno, membenarkan ada korban meninggal pada saat peristiwa tersebut.

“Inisial JA, 25 tahun, warga Menteng Wadas, Pasar Manggis,” ujar Yogen ketika dikonfirmasi, Sabtu, 12 Desember 2020.