Pelaku wisata Batam sumbang perlengkapan mandi karantina COVID-19

Agus Salim

Pelaku pariwisata Kota Batam, Kepulauan Riau, menyumbangkan set perlengkapan mandi untuk digunakan orang dalam pantauan yang dikarantina terkait penyebaran COVID-19 kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Batam

"Ini bentuk dari kepedulian insan pariwisata atas wabah yang kini sedang terjadi. Hari ini bantuan oleh salah satu hotel di Batam, awal pekan depan ada lagi dari PHRI," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata di Batam, Minggu.

Baca juga: Kadin dan Yayasan Tzu Chi galang donasi bantu perangi COVID-19

Ia mengatakan industri pariwisata ingin bersama-sama pemerintah menanggulangi pandemi itu, agar bisa lekas pulih dan normal kembali.

Manajemen Grand I Hotel menyerahkan 100 paket perlengkapan mandi dan 20 helai handuk yang diterima Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Batam, Jefriden.

Perwakilan Grand i Hotel, Angie menyatakan bantuan itu merupakan tahap pertama. Dan akan menyusul bantuan berikutnya dalam waktu dekat.

Baca juga: Pemkot Batam susuri kesehatan seluruh warga antisipasi COVID-19

Gugus Tugas Percepatan membutuhkan sekitar 2.000 set perlengkapan mandi, seperti handuk, sikat dan pasta gigi untuk warga yang dikarantina.

Gugus Tugas menerima berbagai bantuan yang diberikan masyarakat, karena pemerintah tidak dapat bergerak sendiri.

"Hari ini kita menerima bantuan dari dunia pariwisata dalam bentuk barang. Yaitu perlengkapan mandi seperti handuk, sabun, odol, sikat gigi dan sebagainya," kata Jefridin.

Ia berharap semakin banyak warga yang tergerak untuk membantu menangani COVID-19.

"Bantuan bisa langsung diserahkan ke Posko Gugus Tugas di Kantor Wali Kota Batam," kata dia.

Baca juga: Pasien positif COVID-19 di Batam adalah warga transit