Pelanggan Baru Makin Bertambah, Persaingan E-commerce Makin Seru

Merdeka.com - Merdeka.com - Berdasarkan laporan Google, Temasek, dan Bain & Company 2021, nilai ekonomi digital di Indonesia mencapai USD70 miliar (GMV). Pertumbuhannya itu didorong dengan meningkatnya sektor e-commerce.

Data tersebut menyebut sektor perdagangan online ini tumbuh mencapai 52 persen year on year (yoy). Angka itu setidaknya menjadi pendorong utama nilai ekonomi digital negeri ini.

Lisa Widodo, Chief Operating Officer (COO) Blibli mengatakan meningkatknya nilai ekonomi digital yang didorong oleh sektor e-commerce, benar-benar dirasakan oleh perusahaan e-commerce afiliasi Djarum Group ini. Terbukti dari persaingan bisnis antar e-commerce yang semakin seru.

"Kalau persaingan seru ya, masih excited industri ini. Jadi kalau persaingan kita melihatnya sisi kepercayaan terhadap industri e-commerce di Indonesia masih begitu tinggi," jelas Lisa belum lama ini ketika berkunjung ke Gudang Blibli di Bekasi, Kamis (21/7).

Terlebih, kata Lisa, ketika Covid-19 muncul. Mengacu data dari Exabytes Indonesia, jumlah konsumen baru e-commerce di tujuh bulan pertama 2020 sebesar 38,3 persen. Lebih tinggi dibandingkan pada 2019.

"Tren setelah covid, makin banyak orang yang tadinya belum pernah belanja online, jadi mencoba. Kondisinya memang masih sangat menarik, kuenya masih besar," ungkap dia.

Untuk itu, strategi Blibli pada 2022 adalah menguatkan kolaborasi dengan dua perusahaan hasil akuisisinya yaitu Tiket.com dan Ranch Market. Strategi ini sejalan dengan visi dan misi Blibli untuk menjadi platform e-commerce omnichannel yang memiliki ekosistem yang kuat.

"Kami berpikir gak hanya sebagai platform e-commerce saja tetapi bangun juga ekosistemnya. Kami pun percaya banget, bahwa semuanya harus terintergarasi antara offline dengan online. Makanya, movement kami arahnya akan ke omnichannel. Harapannya, semua kebutuhan konsumen bisa diakomodir," jelas Lisa. [faz]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel