"Pelangi" Gugat Hasil Pilkada Alor ke MK

Kupang (Antara) - Pasangan Calon Bupati dengan Wakil Bupati Alor, Nusa Tenggara Timur, Simeon Pally-Nasaruddin Kinangi (Pelangi) menggugat hasil pilkada setempat ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Juru Bicara Komisi Pemilihan Umum (KPU) NTT Djidon de Haan di Kupang, Jumat, mengatakan materi gugatannya adalah meminta MK membatalkan SK Nomor 67/Kpys/KPU-Kab-018.433965/2013 tentang penetapan perolehan suara sah putaran II, dan penetapan Amon Djobo-Imran Duru (Amin) sebagai Bupati dan Wakil Bupati Alor periode 2014-2019.

Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Alor berlangsung pada 26 September 2013.

"Pilkada Alor ada gugatan, sedangkan Pilkada Nagekeo yang digelar 23 September 2013, tidak ada gugatan. Keputusan pleno penetapan pasangan calon terpilih dalam pilkada putaran dua Nagekeo oleh KPU Provinsi NTT dapat diterima," katanya.

Djidon mengatakan telah melakukan koordinasi dengan KPU Kabupaten Alor untuk menyiapkan kuasa hukum dan bukti-bukti pendukung untuk menghadapi persidangan di MK.

Ketua Tim Penasehat Hukum Pasangan Pelangi, John Rihi yang dihubungi terpisah mengatakan telah mendaftarkan gugatan ke MK.

Alasan mengajukan gugatan ke MK, katanya, karena telah terjadi pelanggaran dan kecurangan pada tahapan pemilu tersebut. Pelanggaran yang dilakukan itu, secara sistematis, terstruktur, dan meluas.

Penyelenggaraan pilkada, katanya, sengaja melakukan penggelembungan suara. Hal itu, dilakukan dengan cara menggunakan surat suara yang tidak terpakai atau digunakan untuk kepentingan pihak terkait (Amin).

Selain itu, pihak terkait (Amin) juga dinilai melakukan kampanye di luar jadwal pada hari pelaksanaan pemungutan suara.

"Pihak terkait (Amin) memberikan fasilitas dan bantuan yang sifatnya memengaruhi pemilih dalam menentukan pilihannya," katanya.

Bahkan, katanya, pihak terkait (Amin) juga menggunakan agama dan rumah ibadah sebagai sarana kampanye dan menyebarluaskan selebaran yang berisi fitnah terhadap pemohon.

Atas kecurangan itu, pasangan Pelangi menggugat ke MK. Daftar gugatan tersebut, sudah diterima oleh MK sesuai tanda terima pendaftaran gugatan Nomor:1027/an.MK/X/2013.(rr)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.