Pelantikan Ditunda, Sekda Depok Ditunjuk Jadi Wali Kota

Syahrul Ansyari, Zahrul Darmawan (Depok)
·Bacaan 1 menit

VIVA - Masa bakti wali kota dan wakil wali kota Depok, periode 2016-2021, Mohammad Idris-Pradi Supriatna, resmi berakhir pada Rabu, 17 Februari 2021. Namun karena pelantikan kandidat teripilih ditunda, maka kepemimpinan di kota itu diisi oleh pejabat sementara.

Adalah Sri Utomo, Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ditunjuk sebagai pelaksana harian atau Plh, Wali Kota Depok. Ia sebelumnya menjabat sebagai Sekertaris Daerah (Sekda).

Sri telah dilantik secara resmi di Balai Kota Depok. “Ada surat gubernur yang menugaskan menunjuk sekda untuk melaksanakan pelaksana harian aja ya,” katanya.

Baca juga: Kursi Wali Kota Depok Terancam Kosong, DPRD Surati Kemendagri

Menurut agenda, Sri hanya akan menjabat sampai akhir Februari. Kemudian posisi akan diambil alih oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok terpilih, yakni Mohammad Idris dan Imam Budi Hartono.

“Sesuai surat dari Menteri Dalam Negeri bahwa pelantikannya sekitar minggu ke-empat. Jadi paling sampai minggu ke-empat aja posisi saya.”

Sri menjelaskan ia hanya melaksanakan tugas harian sebagai pejabat sementara wali kota.

“Jadi nanti kebijakan anggaran dan yang sifatnya strategis atau sebagainya itu adalah wali kota terpilih,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengaku sempat mendapat arahan dari Mohammad Idris, petahana yang kembali terpilih sebagai wali kota.

“Beliau memberikan arahan kepada kita semua agar tetap berkolaborasi, berkoordinasi, bekerja bersama-sama dalam kondisi seperti ini untuk melayani masyarakat dengan lebih baik.”