Pelantikan Gubernur NTT Habiskan Rp 178 Juta

TEMPO.CO, Kupang-- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalokasikan dana sebesar Rp 178 juta untuk acara pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, Frans Lebu Raya- Beni Litelnony pada 16 Juli 2013.

"Dana yang disiapkan sangat minim. Namun, sesuai DPA Rp 178 juta," kata Sekretaris DPRD NTT, Filemon da Lopez kepada wartawan di Kupang, Senin, 15 Juli 2013. Gubernur dan wakil Gubernur terpilih Frans Lebu Raya- Beni Litelnony, Selasa, 16 Juli 2013 akan dilantik oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi.

Dana itu, menurut dia, digunakan juga untuk mengundang sekitar 1200 undangan dari seluruh Indonesia untuk mengikuti acara pelantikan tersebut. "Sekitar 1200 undangan yang telah disebarkan untuk acara pelantikan besok," katanya.

Dia berharap semua pihak diundang dapat menghadiri acara seremonial pelantikan gubernur dan wakil gubernur periode 2013- 2018. "Persiapan berkaitan dengan acara pelantikan sudah final. Karena kegiatan pelantikan ini sudah dipersiapkan sejak Februari 2013 lalu," kata Filemon.

Undangan yang telah disebarkan untuk gubernur se- Indonesia, pimpinan partai politik (Parpol) koalisi pengusung pasangan gubernur dan wakil gubernur terpilih tingkat provinsi dan pusat, para menteri dari koalisi partai pengusung, dan Pangdam IX Udayana. "Yang sudah pasti hadir pada acara pelantikan yakni Gubernur Maluku Utara dan Pangdam IX Udayana," katanya.

Pantauan wartawan, gedung DPRD NTT tempat acara pelantikan gubernur dan wakil gubernur NTT periode 2013-2018 telah dipercantik untuk acara pelantikan.

YOHANES SEO

Baca juga:

KPU Voting, Khofifah Gagal Lolos ke Pilgub Jatim

ICW: Citra DPR Kian Anjlok Gara-gara Priyo Budi

Bu Pur, Perempuan Misterius Hambalang

Wakil Menteri Dituding Muluskan Anggaran Hambalang

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.