Pelantikan Kapolri Tak Menunggu Timur Pensiun  

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Kepolisian RI Jenderal Timur Pradopo mengatakan masa jabatannya sebagai pimpinan Korps Bhayangkara tak akan berakhir sesuai masa pensiunnya pada Januari 2014 mendatang. "Saya kira (penggantian Kepala Polri) tahun ini," kata Timur, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 30 September 2013.

Menurut Timur, proses penggantian Kepala Polri bakal sangat bergantung pada proses uji kelayakan dan kepatutan terhadap Kepala Badan Reserse Kriminal Markas Besar Polri, Komisaris Jenderal Sutarman, di Dewan Perwakilan Rakyat. "Nanti, menunggu penjadwalan fit and proper test," ujarnya.

Ia berharap proses penggantian Kepala Polri bisa berlangsung secepatnya. Sebab, Kepala Polri yang baru punya tugas berat untuk mengamankan jalannya tahapan Pemilihan Umum 2014. "Langkah-langkah pengamanan itu harus dipersiapkan dengan baik," ujar Timur.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyerahkan nama calon Kepala Polri ke DPR pada 27 September lalu, dalam surat bernomor R-74/Pres/09/2013 tertanggal 26 September 2013. Judul surat: "Pemberhentian dan Pengangkatan Kapolri". Dalam suratnya, SBY hanya mengusulkan Sutarman sebagai calon Kepala Polri.

Sebelumnya sejumlah jenderal digadang-gadang bakal menjadi Kapolri. Tiga di antaranya adalah Sutarman (yang merupakan mantan ajudan Presiden Abdurrahman Wahid), Komjen Budi Gunawan (mantan ajudan Presiden Megawati Soekarnoputri), dan Inspektur Jenderal Putut Eko Bayu Seno (mantan ajudan Presiden SBY).

PRIHANDOKO

Topik terhangat:

Edsus Lekra | Senjata Penembak Polisi | Mobil Murah | Info Haji

Berita lainnya:

Megawati: Mbok Jangan Terlalu Tegang Dik Jokowi 

Jusuf Kalla Dukung Lurah Susan 

Mega: Gaji Pak Jokowi dan Ganjar Berapa? 

Pesawat Buatan Habibie Diluncurkan 2016

Megawati Isengi Sultan Yogya dengan Gigi Palsu

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.