Pelatih Asal Italia Dukung Penggunaan VAR di BRI Liga 1, Ini Alasannya

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Solo - Rencana PT Liga Indonesia Baru (LIB) menggunakan Video assistant referee (VAR) di Liga 1 mendapatkan respons positif dari Angelo Alessio. Pelatih Persija Jakarta ini mendukung penerapan teknologi mutakhir tersebut.

"VAR adalah teknologi yang bagus. Sebab saya pikir, banyak situasi yang tidak dilihat oleh wasit dan VAR bisa membuatnya jauh lebih baik," kata Alessio dalam konferensi pers virtual, Sabtu (30/10/2021).

"Saya pikir VAR bagus untuk dapat dipakai di masa depan. Saya berharap secepatnya kompetisi di Indonesia dapat menggunakan teknologi tersebut," imbuh arsitek asal Italia ini.

Tujuan dari PT LIB dengan mendatangkan VAR ini adalah untuk meminimalisir kesalahan wasit. Persija termasuk klub yang pernah dirugikan pengadil pertandingan di musim ini, tepatnya ketika kalah 0-1 dari Arema FC pada pekan ke-7 BRI Liga 1 pada 17 Oktober 2021.

Persija bahkan sampai melaporkan wasit Oki Dwi Putra ke PSSI karena dianggap melakukan tiga keputusan kontroversial, di antaranya tidak memberikan hadiah penalti pada babak pertama dan menganulir gol penyama kedudukan Marko Simic di menit terakhir.

Satu Paket Lengkap VAR Seharga Rp84 Miliar

Ilustrasi VAR. (AFP/Ian Kington)
Ilustrasi VAR. (AFP/Ian Kington)

PT LIB juga telah menyiapkan bujet hingga 6 juta dolar AS atau setara dengan Rp84 miliar untuk membeli satu paket lengkap VAR beserta pelatihan cara memakainya.

"Hitungan kasarnya, satu VAR itu mencapai 6 juta dolar AS. Itu nanti penggunaannya bisa pindah-pindah dari satu stadion ke stadion lain," tutur Lukita.

"Untuk tahap awal, kami akan membeli satu set VAR. Kalau nanti kompetisi kembali ke format semula, kandang dan tandang, kami harus membuat klaster VAR agar tidak jauh perpindahannya," ucap Lukita.

VAR Bisa Digunakan Bergantian

Ilustrasi VAR. (AFP/Ina Fassbender)
Ilustrasi VAR. (AFP/Ina Fassbender)

Klaster VAR yang dimaksud Lukita ialah PT LIB berencana untuk belanja beberapa unit VAR. Nantinya, alat bantu wasit itu dapat dipakai secara bergantian untuk sembilan partai dalam setiap pekan Liga 1.

"Saya maunya penggunaan VAR untuk semua partai Liga 1. Namun nantinya, kami akan tempatkan VAR di laga-laga yang sekiranya membutuhkan VAR," papar Lukita.

"Polanya nanti memakai mobile sistem. Nanti VAR-nya pakai truk kontainer. Jadi bisa kami pindah-pindahkan dari satu laga ke laga lain. Jadi untuk sembilan partai, kami bisa gunakan tiga set VAR misalnya," terang pria yang karib dipanggil Lulu itu.

Penggunaan Permanen dan Uji Coba VAR

Ilustrasi VAR. (AFP/Neil Hall/Pool)
Ilustrasi VAR. (AFP/Neil Hall/Pool)

PT LIB berniat untuk memakai VAR pada kompetisi tahun depan, namun berharap dapat menguji coba alat canggih untuk membantu keputusan wasit itu pada akhir musim BRI Liga 1 2021/2022.

PT LIB juga telah mendatangkan konsultan VAR ke Indonesia untuk memberikan gambaran terkait penerapan VAR. Sebab, penggunaan dan peralatan VAR harus sesuai dengan standar FIFA.

"Jadi kami memiliki program percepatan. Seorang konsultan VAR sudah datang ke PT LIB agar kami bisa ikut program percepatan dengan mendatangkan pengajarnya," jelas Lukita, Direktur Utama PT LIB.

"Itu lebih efisien. Peralatannya nanti akan kami beli dan dijui coba. Saat uji coba nanti, kami bakal didampingi. Sebab, tidak semua bisa diputuskan oleh VAR. Mungkin hanya penalti dan kartu merah," imbuhnya.

Klasemen Sementara BRI Liga 1

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel