Pelatih Bhayangkara apresiasi pemain maksimalkan kelengahan Persebaya

Pelatih Bhayangkara FC Widodo Cahyono mengapresiasi pemainnya yang bisa memaksimalkan kelengahan Persebaya Surabaya hingga selamat dari kekalahan pada laga Grup C Piala Presiden 2022 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat, Senin malam.

Menurutnya pemain Bhayangkara sudah bekerja keras untuk mengejar ketertinggalan dari Persebaya. Adapun Persebaya sebelumnya unggul lewat gol di menit ke-64, lalu Bhayangkara menyamai kedudukan dengan gol di menit ke-95.

"Inilah sepak bola,di mana kita lengah sedikit lawan bisa mendapat peluang dari gol," kata Widodo saat konferensi pers usai pertandingan.

Adapun kelengahan Persebaya itu terjadi di menit ke-95 saat adanya kesalahan komunikasi antara kiper Persebaya Andika Ramadhani dan pemain belakang hingga bola lepas dari genggamannya.

Setelah itu bola yang liar di kotak penalti Persebaya, langsung disambut oleh Bek Bhayangkara yakni Anderson Salles. Sehingga Persebaya gagal memenangi laga karena skor menjadi imbang 1-1.

Baca juga: Bhayangkara FC imbangi Persebaya 1-1 di laga Piala Presiden

Namun ia pun tak menampik timnya cukup mengalami kesulitan untuk membobol gawang Persebaya sejak menit awla pertandingan. Apalagi, kata dia, pemain Persebaya lebih ketat berada di lini pertahanan menjelang ketika timnya tampil menyerang.

"Makanya tadi ada instruksi untuk lakukan long range shooting atau tembakan dari jarak jauh ke arah gawang," kata Widodo.

Selain itu, ia pun sempat memerintahkan anak asuhnya untuk memperbanyak umpan-umpan yang jauh hingga langsung ke jantung pertahanan Persebaya.

Dia pun bersyukur instruksi itu membuahkan hasil. Pasalnya gol Salles itu bermula dari umpan lambung Muhamad Hargianto ke depan gawang Persebaya.

"Karena mereka (bek Persebaya) menumpuk di depan gawang. Jadi salah satunya itu untuk memecah kebuntuan," katanya.

Sementara itu, Pemain Bhayangkara yakni Indra Kahfi pun bersyukur bisa lolos dari kekalahan atas Persebaya. Namun yang paling penting, menurutnya laga tersebut dijadikan ajang untuk mencari komposisi pemain yang tepat.

"Kami juga masih mencari komposisi ideal dengan pada pemain dan pelatih, seperti kata coach alhamdulillah tidak ada yang cedera," kata pemain bernomor punggung 27 itu.

Baca juga: Bhayangkara FC jadikan Piala Presiden ajang uji komposisi pemain
Baca juga: Persebaya hendak ubah rekor buruk kontra Bhayangkara di Piala Presiden

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel