Pelatih Jabar akui timnya kurang persiapan sehingga takluk dari Bali

·Bacaan 1 menit

Pelatih tim bola basket 5x5 putri Jawa Barat Bayu Nugroho mengakui timnya kurang persiapan sehingga takluk 47-56 dari Bali dalam laga Pool X PON XX Papua di Mimika Sport Complex, Mimika, Kamis.

"Persiapan kami kurang karena ada faktor eksternal yang mengganggu. Kalaupun tadi kami sempat memimpin, itu karena kemampuan anak-anak saja," ujar Bayu usai pertandingan.

Meski demikian, Bayu masih yakin skuadnya dapat melaju jauh di PON XX Papua, setidak-tidaknya sampai empat besar.

Hal itu karena Jawa Barat sejatinya sudah tampil dengan sistem yang diinginkan.

"Sistem sudah berjalan. Untuk target, kami mau masuk minimal empat besar seperti PON sebelumnya. Saya yakin kami bisa. Laga melawan Bali adalah yang pertama untuk kami di PON, jadi mungkin masih ada faktor grogi, gugup juga," tutur Bayu.

Baca juga: Bali kalahkan Jawa Barat 56-47 bola basket putri 5x5 PON Papua

Sementara itu, kapten tim Jawa Barat Husna Latifah mengakui ketika berhadapan dengan Bali, skuadnya memulai laga dengan terlalu lambat.

Itu yang membuat Jawa Barat kalah pada kuarter pertama dan kedua, tetapi kemudian mereka mampu membalikkan kedaan pada kuarter ketiga sebelum akhirnya kalah saat laga tuntas.

"Berikutnya, kami mesti saling mempererat kerja sama antarpemain," ungkap Husna.

Tim bola basket 5x5 putri Bali mengalahkan Jawa Barat dengan skor 56-47 dalam laga Pool X PON XX Papua di Mimika Sport Complex, Mimika pada Kamis (30/9).

Dalam pertandingan itu, Jawa Barat hanya mampu unggul di satu kuarter, yaitu kuarter tiga, sementara Bali mendominasi kuarter sisanya.

Berikutnya di Pool X PON XX Papua, Jawa Barat akan melawan Jawa Timur pada Jumat (1/10), sementara Bali berhadapan dengan Jawa Tengah pada Minggu (3/10).

Baca juga: Tim basket Sulsel buat kejutan benamkan DKI Jakarta 66-56
Baca juga: Pelatih Sulsel tak menyangka timnya mampu tundukkan DKI Jakarta

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel