Pelatih Juventus Keluhkan Permainan Skuat Asuhannya Gampang Ditebak

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Juventus tampil kurang maksimal dalam laga teranyar di Liga Italia Serie A musim 2020/2021. Bahkan, Andrea Pirlo sang pelatih tim berjuluk Si Nyonya Tua itu menyebut permainan skuat asuhannya terlalu gampang ditebak.

Andrea Pirlo sepertinya tak bisa melupakan laga melawan Torino yang berakhir imbang 2-2. Laga derby della Mole ini berlangsung pada Senin dini hari tadi.

Ketika menderita kekalahan kandang 0-1 dari Benevento pada laga sebelumnya, Juventus juga melakukan back-pass blunder. Kali ini giliran Dejan Kulusevski yang melakukannya.

"Awalnya kami bermain dengan baik, memimpin, dan itu hal tersulit melawan tim bertahan," ujar Pirlo kepada DAZN, dilansir Football Italia.

"Seperti biasa, kami membuat hidup kami rumit sendiri. Kami berharap ada perbaikan di babak kedua, tapi kami melakukan kesalahan beruntun dan kami terus melakukannya," imbuh Pirlo.

Pirlo menjelaskan, kesalahan yang dilakukan para pemainnya kerap berulang. Sebelumnya, kesalahan serupa dilakukan ketika Juventus menghadapi Lazio. "Sayangnya, itu sering sekali terjadi," ucap Pirlo.

"Kami harus belajar untuk tidak kehilangan konsentrasi bahkan untuk sedetik pun. Karena saat kami kehilangan bola saat itu juga kami dihukum," mantan pemain Juventus itu menambahkan.

Terlalu Melebar

Pemain Torino, Alessandro Buongiorno, berebut bola dengan penyerang Juventus, Alvaro Morata, pada laga Serie A di Stadion Olympic, Turin, Minggu (4/4/2021). Kedua tim bermain imbang 2-2. (Fabio Ferrari/LaPresse via AP)
Pemain Torino, Alessandro Buongiorno, berebut bola dengan penyerang Juventus, Alvaro Morata, pada laga Serie A di Stadion Olympic, Turin, Minggu (4/4/2021). Kedua tim bermain imbang 2-2. (Fabio Ferrari/LaPresse via AP)

Pria berusia 41 tahun tersebut menambahkan, menghadapi tim yang bertahan seperti Torino, Juventus seharusnya lebih bermain melebar dan memanfaatkan kedua sisi sayap. Pilro mengaku telah mengasah taktik seperti itu, terutama saat bertemu tim yang menempatkan lima pemain di lini belakang.

"Sangat penting melepaskan umpan silang dan menempatkan tubuh di dalam kotak. Setelah gol kedua, permainan kami sudah kembali ke trek," Pirlo menjelaskan.

"Kesalahan terjadi, entah Anda sebagai pemain, pelatih, atau wasit. Kami harus benar-benar tetap fokus, berdiri pada kaki kami dan tahu momen yang akan kami lewati. Permainan memang kadang menurun setelah jeda internasional," imbuhnya.

Gampang Ditebak

Pemain Torino, Antonio Sanabria, mencetak gol ke gawang Juventus pada laga Serie A di Stadion Olympic, Turin, Minggu (4/4/2021). Kedua tim bermain imbang 2-2. (Marco Alpozzi/LaPresse via AP)
Pemain Torino, Antonio Sanabria, mencetak gol ke gawang Juventus pada laga Serie A di Stadion Olympic, Turin, Minggu (4/4/2021). Kedua tim bermain imbang 2-2. (Marco Alpozzi/LaPresse via AP)

Kini, Juventus berada di peringkat keempat pada klasemen sementara Serie A. Si Nyonya Tua bakal bertemu dengan Napoli yang berada di urutan kelima pada partai tunda Rabu depan.

Pirlo pun kembali mengingatkan agar pasukannya tidak cepat puas, apalagi saat tidak meraih kemenangan. "Kami kehilangan banyak poin sepanjang musim ini dan normalnya kami harus lebih baik."

Pirlo menjelaskan pula, fokus pasukannya pada laga-laga berikutnya. "Kami harus mengerjakan hal-hal yang prinsipil, seperti posisi dan pergerakan. Mencari pergerakan di antara garis, terutama saat bertemu dengan tim yang cenderung bertahan."

"Pada saat ini, kami terlalu banyak mengumpan secara horizontal dan itu membuat kami bisa ditebak," Pirlo memungkasi.

Posisi Juventus

Video Pilihan