Pelatih-pemain voli putri Papua menangis usai kalahkan DKI Jakarta

·Bacaan 2 menit

Jajaran pelatih dan pemain voli putri Papua tidak kuasa menahan tangis haru usai mengalahkan DKI Jakarta pada pertandingan babak penyisihan Grup W Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di GOR Koya Yoso, Jayapura, Jumat.

Anak asuh Ayub Hidayat tersebut menang dengan skor meyakinkan, 3-0, yang masing-masing set 29-27, 25-20 dan 25-18.

"Kami terharu dengan kemenangan ini. Ini adalah pertandingan dan hasil yang luar biasa," ujar Asisten I Pelatih Voli Putri Papua Pedro Bertholomeus Lilipaly ditemui usai pertandingan.

Jalannya pertandingan pada set pertama berjalan alot dan terjadi kejar-mengejar angka antara kedua tim. Di penghujung set awal bahkan sempat empat kali terjadi deuce atau angka yang sama, hingga akhirnya tuan rumah unggul 29-27.

Set kedua tidak jauh berbeda dengan jalannya set awal, DKI Jakarta maupun Papua sama-sama menunjukkan permainan terbaiknya.

Namun, block-block Papua yang lebih efektif mampu membuat tuan rumah kembali unggul pada set kedua dengan skor 25-20.

Di set penentuan bagi Papua, kembali Balbina, Pasca dan kawan-kawan menunjukkan kualitasnya. Tambahan dukungan ratusan penonton yang tak berhenti bernyanyi sejak set awal membuat pemain tuan rumah semakin semangat. Pada set ketiga, Papua unggul dengan skor 25-18.

Menurut Pedro, selama latihan dan persiapan menghadapi PON XX, ia meminta anak asuhnya selalu fokus dan memperkuat pertahanan, baik itu block atau bertahan di depan, maupun kuat di defender atau bertahan belakang.

Strategi tersebut terbukti ampuh di lapangan, dan terlihat beberapa kali smash-smash keras dari tim DKI Jakarta mampu digagalkan, bahkan berbalik membuat angka untuk Papua.

Hasil tersebut membuat Papua berhasil menuntaskan dendamnya pada pertemuan sebelumnya di Jakarta dalam Mini PON, yang saat itu berkesudahan dengan skor 3-1 untuk tim Ibu Kota.

"Kekuatan hampir seluruh tim merata, terutama di posisi smasher atau penyerang. Tapi, pertahanan harus berbeda dan anak-anak menunjukkannya di lapangan," tutur mantan atlet voli putra nasional tersebut.

Grup W bola voli indoor putri diisi hanya tiga tim, yaitu Papua, DKI Jakarta dan Sulawesi Utara.

Pada laga perdana, Jumat (1/10), DKI Jakarta tanpa kesulitan mengandaskan Sulawesi Utara dengan tiga set langsung, masing-masing dengan skor 25-15, 25-17 dan 25-11.

Untuk laga berikutnya, Selasa, 5 Oktober 2021, hanya menyisakan pertemuan tuan rumah Papua dengan Sulawesi Utara.

Baca juga: Tim bola voli putri DKI tak kesulitan kandaskan Sulut
Baca juga: Voli putri Jabar harus kehilangan satu set saat kalahkan Papua Barat
Baca juga: Tim voli putri Jabar siap raih hasil terbaik di lapangan terbaik

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel