Pelatih Persebaya Setuju Adanya Pembatasan Pemanggilan Pemain ke Timnas Indonesia

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Surabaya - Sama seperti klub BRI Liga 1 lainnya, Persebaya Surabaya juga melepas pemain ke Timnas Indonesia yang diproyeksikan untuk Piala AFF 2020. Persebaya mengirimkan dua nama, yakni Rachmat Irianto dan Ricky Kambuaya.

Berkurangnya pemain yang dipanggil ke Timnas Indonesia tidak lepas dari kebijakan pembatasan pemanggilan. Itu merupakan kesepakatan antara PSSI, PT Liga Indonesia Baru, dan juga klub BRI Liga 1.

"Itu memang sudah kesepakatan antara PSSI dan klub bahwa maksimal untuk penyisihan Piala AFF hanya dua pemain aja," kata pelatih Persebaya, Aji Santoso, kepada Bola.net.

"Saya sangat yakin kalau seumpamanya diberi kebebasan, Persebaya pasti lebih dari dua pemain itu, pasti," tegas juru taktik yang pernah menangani Timnas Indonesia U-23 tersebut.

Lebih lanjut, kata Aji, dibatasinya jumlah pemain yang dipanggil Timnas Indonesia hanya menjadi dua nama merupakan kebijakan yang bagus. Pasalnya, kekuatan Persebaya tidak tereduksi ketika mengarungi kompetisi.

"Menurut saya fair ya, jadi maksimal dua, tidak seperti kemarin bebas, di mana Persebaya paling banyak yang diambil untuk Timnas Indonesia," jelasnya.

vidio:Tegasnya Shin Tae yong Saat Pemain Timnas Indonesia Latihan Passing

Mengirimkan 4 Pemain

Kemenangan ini membuat Timnas Indonesia unggul dengan skor agregat 5-1 mengingat sebelumnya memetik kemenangan 2-1 di leg pertama, Kamis (7/9/2021). (Dok. PSSI)
Kemenangan ini membuat Timnas Indonesia unggul dengan skor agregat 5-1 mengingat sebelumnya memetik kemenangan 2-1 di leg pertama, Kamis (7/9/2021). (Dok. PSSI)

Persebaya Surabaya sebelumnya mengirim empat pemain untuk Timnas Indonesia ketika tampil pada play-off Kualifikasi Piala Asia 2023 di Thailand. Begitu pun pada kualifikasi Piala Asia U-23 2022 di Tajikistan.

"Tentunya kami bangga, pemain Persebaya bisa menjadi pemain nasional. Tetapi, di sisi lain kami juga kurang sreg kalau kompetisi main dengan pemain yang enggak full team," tegas Aji.

Sinkronisasi Jadwal

Ricky Kambuaya sempat mengancam gawang Chinese Taipe pada menit ke-42, namun sayang masih mampu diblok oleh kiper Chinese Taipei. Akhirnya pada menit ke-54, Ricky Kambuaya berhasil mengoyak gawang Chinese Taipe lewat tendangan kerasnya. (Dok. PSSI)
Ricky Kambuaya sempat mengancam gawang Chinese Taipe pada menit ke-42, namun sayang masih mampu diblok oleh kiper Chinese Taipei. Akhirnya pada menit ke-54, Ricky Kambuaya berhasil mengoyak gawang Chinese Taipe lewat tendangan kerasnya. (Dok. PSSI)

Sebenarnya, lanjut Aji, pembatasan jumlah pemain yang dipanggil Timnas Indonesia tidak perlu terjadi jika jadwal kompetisi disesuaikan dengan agenda FIFA. Oleh karena itu, dia berharap ada sinkronisasi ke depannya.

"Memang seharusnya PSSI antara agenda pertandingan timnas sama klub itu akan lebih cantik lagi kalau tidak bentrok," Aji menambahkan.

"Artinya ketika ada kegiatan paling enggak kompetisi memang harus diliburkan, itu yang ideal sih. Tetapi, situasinya mungkin belum begitu ideal sehingga masih terjadi," tandas Aji Santoso.

Disadur dari: Bola.net (Mustopa El Abdy/Published: 11/11/2021)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel