Pelatih Portugal Ngamuk karena Pertanyaan Diogo Jota Cadangan

Robbi Yanto
·Bacaan 1 menit

VIVATimnas Portugal menderita kekelahan saat menjamu Prancis dalam matchday 5 Grup 3 UEFA Nations League 2020/21.

Bertarung di Estadio Da Luz, Lisbon, Minggu dini hari WIB, 16 November 2020, Portugal dipecundangi Prancis oleh gol semata wayang N'Golo Kante di menit 53.

Usai pertandingan, pelatih Portugal Fernando Santos ngamuk karena taktik dan strateginya dipertanyakan. Dia ditanya mengapa tidak memainkan Diogo Jota sebagai starter.

Padahal, Jota saat ini sedang onfire di Liverpool. Tujuh gol telah dicetak Jota untuk Liverpool di semua kompetisi awal musim ini.

Fernando Santos lebih memilih menurunkan Cristiano Ronaldo, Bernardo Silva, dan Joao Felix sebagai trio di lini depan timnya sejak menit awal.

Sedangkan Jota baru masuk menggantikan William Carvalho di menit ke-56 dan situasinya Portugal sedang tertinggal.

"Seandainya Jota bermain dan penampilan tim tak bagus, Anda pasti akan bertanya kenapa Bernardo Silva atau Joao Felix yang tidak main padahal Felix lagi oke di Atletico Madrid dan Bernardo adalah Bernardo. Ini wajar," kata Santos, dikutip UEFA.

"Saya paham maksud pertanyaan Anda dan saya tak ada masalah. Wajar untuk mendengar pertanyaan macam ini selepas laga," sambungngnya.

Santos pun menegaskan, kekalahan Portugal bukan disebabkan karena Jota tidak bermain dari awal. "Saya tak percaya itu adalah masalah kami (sehingga kalah)," tegasnya.

"Kami punya masalah kolektif dan tak bisa meredam Prancis. Dan mungkin ada satu-dua masalah lain di lini tengah," ujarnya, menambahkan.

Di sis lain, dengan hasil ini, Prancis menjadi tim pertama yang melenggang ke putaran final UEFA Nations League 2020/21. Prancis menempati puncak klasemen Grup 3 dengan 13 poin dari lima laga. Dengan satu laga sisa, Portugal (10 poin) tak bisa menyusul Prancis. Prancis lolos dengan keunggulan head to head.