Pelatih PSG Teriak, Ingatkan Kompetisi yang Bisa Bunuh Pemain

Muchamad Syuhada
·Bacaan 1 menit

VIVA – Situasi pandemi virus corona membuat jadwal kempetisi sepakbola berantakan. Dan sekarang agar tetap berjalan, pertandingan dibuat seperti kejar setoran.

Hampir setiap tiga hari sekali tim-tim, khususnya yang bermain di kompetisi Eropa, harus turun bertanding. Hal yang bikin pelatih PSG, Thomas Tuchel, mengeluh dan geram.

Mantan arsitek Borussia Dortmund itu mengatakan jadwal yang sangat padat seperti ingin membunuh para pemain.

“Kita akan membunuh para pemain. Saya selalu katakan itu. Sangat penting pertalian antara persiapan, performa, dan istirahat,” ungkap Tuchel dikutip Goal.

“Tanpa persiapan, pemain akan rapuh dan susah diatur. Ini bukan pembelaan, namunya nyata demikian. Kami mau solusi dari semua ini,” katanya lagi.

Tuchel merasa kondisi ini bukan hanya membuat tim nya mengeluh. Namun efek serupa juga dirasakan banyak klub papan atas Eropa, salah satunya Liverpool yang sekarang kehilangan sejumlah penggawanya karena cedera.

Dari PSG sendiri, sudah kehilangan Neymar yang cedera ketika menghadapi Istanbul Basaksehir di Liga Champions tengah pekan kemarin.