Pelatih PSM Berharap Liga 1 Pakai VAR saat Dilanjutkan Nanti

Bola.com, Makassar - Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares, konsisten menyuarakan VAR alias Video Assistant Referee.

Ia menilai, sudah saatnya Liga 1 memakai teknologi tersebut. Hal ini juga sejalan dengan keinginan pemerintah dan PSSI untuk memperbaiki sepak

bola Indonesia.

Dengan teknologi VAR, kinerja wasit di Liga 1 akan terbantu. Terutama untuk mengambil keputusan-keputusan yang krusial di pertandingan.

"Untuk kebaikan sepak bola Indonesia pada saat liga dijalankan nanti mereka serius membicarakan tentang VAR," kata Bernardo, Selasa (15/11/2022).

Pentingnya VAR

Foto ilustrasi saat wasit Liga Inggris Kevin Friend melihat Video Assistant Referee (VAR). Keputusan wasit yang menganulir gol di pertandingan pekan ke-6 Liga Inggris 2022/2023 melalui VAR menuai banyak kontroversi. (AFP/Daniel Leal)
Foto ilustrasi saat wasit Liga Inggris Kevin Friend melihat Video Assistant Referee (VAR). Keputusan wasit yang menganulir gol di pertandingan pekan ke-6 Liga Inggris 2022/2023 melalui VAR menuai banyak kontroversi. (AFP/Daniel Leal)

Bernardo menilai wasit di pertandingan Liga 1 sering menjadi polemik. Tak jauh-jauh mengambil contoh, Bernardo menyebut PSM Makassar sering jadi korban keputusan wasit yang salah di matanya.

Misal, harusnya offside tapi wasit melihat tidak offside. Begitu pula sebaliknya.

"Saya tidak berani memainkan garis pertahanan agak tinggi. Tentu wasit tak angkat bendera untuk offside. Keputusan itu kecil tapi sangat berpengaruh dalam pertandingan," ulas Bernardo.

Demi Kualitas Liga

Laga Persib kontra Rans Nusantara FC di BRI Liga 1. (Erwin Snaz/Bola.com)
Laga Persib kontra Rans Nusantara FC di BRI Liga 1. (Erwin Snaz/Bola.com)

Kalau ada VAR, Bernardo yakin setiap tim tidak ragu bermain dengan menerapkan pertahanan tinggi. Itu akan membuat pertandingan lebih menarik. Ujungnya adalah kualitas Liga 1 meningkat.

"Dengan ide VAR itu, paling tidak sebagai pelatih terutama saya akan berani memainkan garis pertahanan agak tinggi," katanya.

Sejak datang ke Indonesia, pelatih asal Portugal ini memang langsung dikenal karena sering melontarkan kritik pedas kepada wasit.

Momen yang Tepat

Borneo FC. Tim asal Samarinda, Borneo FC menjadi tim paling produktif dalam 10 laga awal BRI Liga 1 2022/2023. Pesut Etam berhasil mengoleksi 23 gol hingga saat ini, namun mereka harus puas berada di posisi ke-5 klasemen sementara dengan raihan 20 poin. Pemain tertajam di kubu Borneo FC adalah legiun asing mereka asal Brasil Matheus Pato yang telah mencetak 10 gol dan sementara menempati posisi puncak top skor BRI Liga 1 bersama stiker Persib Bandung, David Da Silva. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Borneo FC. Tim asal Samarinda, Borneo FC menjadi tim paling produktif dalam 10 laga awal BRI Liga 1 2022/2023. Pesut Etam berhasil mengoleksi 23 gol hingga saat ini, namun mereka harus puas berada di posisi ke-5 klasemen sementara dengan raihan 20 poin. Pemain tertajam di kubu Borneo FC adalah legiun asing mereka asal Brasil Matheus Pato yang telah mencetak 10 gol dan sementara menempati posisi puncak top skor BRI Liga 1 bersama stiker Persib Bandung, David Da Silva. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Tak hanya di saat pertandingan, kritiknya itu juga sering dilontarkan di sesi press conference sebelum dan setelah pertandingan. Maka, berkali-kali pula dia berkomentar, seandainya ada VAR, maka wasit akan jeli membuat keputusan.

Harapannya ini pun semoga diiyakan pemangku kepentingan sepak bola Indonesia. Mumpung momennya saat ini adalah semangat memperbaiki sepak bola.

"Ya pada saat ini para petinggi federasi sedang banyak meeting dan pertemuan membahas kelanjutan liga dan lain-lain," Bernardo mengakhiri pembicaraan.