Pelatih SPFC ungkap alasan tak bawa Genta Alparedo dan Rudi ke Sumut

Pelatih Semen Padang FC Delfiadri mengungkapkan alasan tidak membawa dua pemain penting mereka Genta Alparedo dan pemain senior Rudi dalam dua laga tandang menghadapi PSMS Medan dan PSDS Deli Serdang di Sumatera Utara.

"Genta Alparedo saat ini menjalani perawatan cedera. Dirinya terkena cedera saat menghadapi Sriwijaya FC dan ditarik ke luar saat laga belum berakhir," kata Delfiadri saat dihubungi dari Padang, Minggu.

Sementara pemain kaya pengalaman Rudi yang juga tak diboyong bersama 21 pemain ke Sumatera Utara karena hingga saat ini pemain berumur 35 tahun itu dianggap belum turn in dengan pemain lainnya dalam tim berjuluk "Kabau Sirah" tersebut.

Baca juga: Semen Padang bertekad raih poin di kandang PSMS Medan

"Kita melihat dalam latihan dan juga dalam pertandingan menghadapi PSPS Riau, penampilannya belum memikat jajaran pelatih sehingga kita tidak bawa dia dalam laga tandang kali ini," kata dia.

Delfi membawa 21 pemain termasuk tiga pemain muda yang bermain cukup ciamik dalam dua laga kandang yakni Drey Buyung Panyalai, Muhammad Sanjaya dan Firman Juliansyah.

Pemain muda ini memang banyak masuk pada babak kedua sebagai pengganti dan hal itu dilakukan agar mereka bisa membaca pertandingan terlebih dahulu sebelum turun ke lapangan.

"Kita khawatir mental dan beban psikologis yang mereka tanggung saat menjadi pemain inti apalagi saat bertandang ke Medan ini," kata dia.

Menurut dia khusus untuk penyerang muda Semen Padang Muhammad Sanjaya, ia masih menunggu kepastian kondisi penyerang naturalisasi mereka yang juga kapten tim Semen Padang FC Silvio Escobar.

Baca juga: Semen Padang siapkan strategi bongkar pertahanan PSMS

Menurut dia kapten Semen Padang ini terkena cedera saat laga menghadapi Perserang dan ditarik sebelum pertandingan babak pertama berakhir.

"Tadi pagi dia masih mengeluhkan sakit di bagian perut saat latihan dan bisa saja Sanjaya yang kita jadikan pemain inti," kata dia.

Muhammad Sanjaya adalah mantan pemain timnas futsal Indonesia U-20 dan telah memperkuat sejumlah tim Liga Pro Futsal Indonesia. Ia memutuskan hijrah dari futsal ke sepak bola saat menandatangani kontrak dengan Semen Padang FC dan sempat dipinjamkan ke PSPS Riau pada musim lalu dengan catatan 10 kali penampilan.

Sanjaya kembali memperkuat Tim "Kabau Sirah" pada musim ini dan mencatatkan dua kali penampilan dan mencetak satu gol dari empat pertandingan yang telah dijalankan Semen Padang di Liga 2 2022.

Baca juga: PSMS siap amankan tiga poin hadapi tamunya Semen Padang
Baca juga: Delfiadri boyong talenta muda dalam skuad Semen Padang untuk tur Sumut