Pelatih Thailand: Kartu Merah Mengacaukan Permainan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Kalah 1-3 dari Indonesia membuat Timnas Thailand kesal. Manajer tim Thailand, Kasem Jaliyawatwong, secara terbuka menyatakan kecewa akibat kepemimpinan wasit Kim Jong Hyeok.

"Kartu merah mengacaukan permainan. Tapi saya bangga pemain tidak terpengaruh dengan kepemimpinan wasit dan terus bermain baik. Harusnya wasit memberi peringatan lebih dahulu, tidak langsung memberi hukuman," katanya dalam jumpa pers, usai pertandiingan, Ahad malam.

Senada dengan sang pelatih, penyerang Thailand, Rangsiyo mengungkapkan ketidakadilan wasit. Dia mengatakan bahwa wasit telah merusak mimpi Thailad untuk berprestasi di Sea Games.

"Saya minta maaf pada pendukung di Thailand. Anda bisa lihat sendiri kami bermain, tapi faktor lain menyebabkan kami kalah," ujarnya gusar.

Thailand panen kartu merah. Ada duakartu merah yang dikeluarkan wasit. Pertandingan memasuki menit 11, Thailand harus bermain dengan 10 orang setelah bek andalan mereka Theeraton Bunmathan diusir wasit akibat menerima kartu kuning kedua.

Ironis bagi Bunmathan karena kartu merah diperoleh di laga perdananya di Sea Games. Sebelumnya Bunmathan harus absen karena memperkuat Thailand senior di laga kualifikasi lawan Arab Saudi, Jumat (11/11. Uniknya di laga kontra Arab, Bunmathan juga memperoleh kartu merah.

Thailand harus bermain dengan sembilan orang setelah Ekkasit Chaubut mendapat merah akibat pelanggaran terhadap Andik.

Lawan bermain dengan sembilan orang mampu dimanfaatkan timnas dengan terus menekan pertahanan Thailand. Hasilnya timnas berhasil menambah keunggulan lewat Ferdinand Sinaga di menit ke 91.

Skor 3-1 jadi penutup laga sekaligus meloloskan Indonesia ke semifinal. Sebaliknya hasil ini memastikan Thailand tersingkir dari ajang Sea Games.

Bagi Indonesia kemenangan ini makin melapangkan jalan untuk merengkuh misi meraih emas Sea Games pertama sejak 1991. Sedangkan Thailand harus segera berkemas karena dipastikan tersingkir.


Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.