Pelatih Thailand Waspadai Status Raja Runner-up Timnas Indonesia di Piala AFF

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Kallang - Pelatih Thailand, Alexandre Polking, menyoroti status raja runner-up yang disandang Timnas Indonesia di Piala AFF. Menurutnya, Indonesia memiliki motivasi berlipat untuk menyudahi torehan buruk tersebut.

Skuad Garuda berhasil melenggang ke partai puncak Piala AFF 2020 berkat kemenangan agregat 5-3 atas Singapura di National Stadium. Pada pertemuan pertama, Timnas Indonesia bermain imbang 1-1 dan leg kedua menang 4-2 atas Singapura.

Bagi Indonesia, ini adalah untuk kelima kalinya berlaga di partai puncak Piala AFF. Mirisnya, Timnas Indonesia tak pernah sekalipun merengkuh trofi juara di turnamen bergengsi antarnegara di Asia Tengara tersebut.

Dari lima laga final itu, Skuad Garuda tercatat tiga kali keok dari Thailand, yakni pada Piala AFF 2000, 2002, dan juga 2016. Kembali bersua Tim Gajah Perang, Timnas Indonesia berambisi untuk mematahkan kutukan tersebut dengan merengkuh trofi juara.

Final Piala AFF 2020 akan dimainkan dengan sistem dua leg, tanpa menghitung agregat gol kandang dan tandang. Final leg pertama bakal digelar di National Stadium, Rabu (29/12/2021) malam WIB, dan pertemuan kedua pada 1 Januari 2022.

Timnas Thailand sudah delapan kali melaju ke final Piala AFF sebelum edisi 2020. Dari kesempatan itu, mereka mampu meraih lima gelar juara. Catatan Thailand jauh lebih baik dibanding Timnas Indonesia.

Waspadai Timnas Indonesia

Bek Timnas Indonesia, Pratama Arhan (kiri) berselebrasi dengan rekan setimnya usai mencetak gol ke gawang Singapura pada pertandingan leg kedua semifinal Piala AFF 2020 di National Stadium, Sabtu (25/12/2021). Indonesia akan bertemu antara Thailand dan Vietnam di babak final. (AFP/Roslan Rahman)
Bek Timnas Indonesia, Pratama Arhan (kiri) berselebrasi dengan rekan setimnya usai mencetak gol ke gawang Singapura pada pertandingan leg kedua semifinal Piala AFF 2020 di National Stadium, Sabtu (25/12/2021). Indonesia akan bertemu antara Thailand dan Vietnam di babak final. (AFP/Roslan Rahman)

Walau timnya punya sejarah yang bagus di Piala AFF, Mano Polking justru tak jemawa. Pelatih berusia 45 tahun itu merasa Timnas Indonesia bakal punya motivasi sangat besar dan Thailand harus waspada.

"Kami tahu tentang rekor itu (Timnas Indonesia tidak pernah juara), tetapi saya juga percaya bahwa ketika mencapai final Anda pasti ingin menang," kata Mano Polking.

"Indonesia pasti akan memberikan segalanya untuk menjadi juara. Ada keinginan yang lebih besar untuk memecahkan rekor buruk itu. Mereka sudah sangat dekat dengan gelar dan pasti tidak ingin gagal," tegasnya.

Thailand Pede Juara

Timnas Thailand merayakan gol Chanathip Songkrasin ke gawang Timnas Vietnam di Piala AFF 2020. (AFP/Roslan RAHMAN).
Timnas Thailand merayakan gol Chanathip Songkrasin ke gawang Timnas Vietnam di Piala AFF 2020. (AFP/Roslan RAHMAN).

Mano Polking sadar meremehkan Indonesia bakal menjadi kesalahan besar. Tetapi, bukan berarti dia tidak percaya diri dengan peluang Thailand di final Piala AFF 2020. Polking yakin Timnas Thailand punya peluang bagus untuk juara.

"Kami juga punya keinginan kuat untuk juara. Kami juga sangat fokus dan ingin menjadi juara," katanya.

"Kami punya skuad yang bagus dan para pemain yang sangat kuat. Kami sangat siap untuk meraih hasil bagus. Kita lihat saja besok apa yang akan kami tampilkan di lapangan," tegas pelatih asal Brasil tersebut.

Jadwal Final Piala AFF 2020

Piala AFF - Timnas Indonesia Vs Thailand (Bola.com/Adreanus Titus)
Piala AFF - Timnas Indonesia Vs Thailand (Bola.com/Adreanus Titus)

Timnas Indonesia vs Thailand

Final leg pertama:

  • Rabu, 29 Desember 2021

  • National Stadium, Kallang

  • Kick-off: 19.30 WIB

Final leg kedua:

  • Sabtu, 1 Januari 2022

  • National Stadium, Kallang

  • Kick-off: 19.30 WIB

Dukung terus perjuangan Timnas Indonesia di Piala AFF 2020 dengan mengikuti kabar terbaru di Bola.com dan juga live streaming di Vidio.

Disadur dari: Bola.net (Asad Arifin/Published: 28/12/2021)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel